Temu Daerah BEM Nusantara Jawa Barat ke V Dihadiri 84 Kampus

FOTO: Momen foto bersama BEM Nusantara Daerah Jawa Barat ke V usai pertemuan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) gelar acara Temu Daerah BEM Nusantara Jawa Barat Ke V, bertempat di Kampus 2 Universitas Islam Bandung, Minggu (19/05).

Acara tersebut dihadiri oleh 84 kampus yang tergabung dalam Aliansi BEM Nusantara Wilayah Jawa Barat. Digelarnya acara tersebut sebagai bentuk pernyataan sikap Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) yang merasa kecewa pada masa kepemimpinan Pj. Gubernur dan Pemerintah Jawa Barat.

Diketahui, Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah penduduk sebesar 17,92 persen dari total jumlah penduduk Indonesia dan me jadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak.

Baca juga:  Pelayanan Khusus Hari Raya Idul Fitri, Lapas Warungkiara Disambut Antusias Oleh Masyarakat

BEMNUS menganggap banyak sekali permasalahan yang tidak dituntaskan secara baik mulai isu sosial politik dan ekonomi.

Selain itu, BemNus mencermati bahwa angka kemiskinan di Jawa Barat dalam rentang tahun 2022 – 2023 semakin tinggi, dan Provinsi Jawa Barat dinilai BEM Nusantara menjadi propinsi dengan jumlah kemiskinan terbanyak di Indonesia.

“Kami BEM Nusantara Jawa Barat menyikapi pembangunan sumber daya manusia di masa kepemimpinan PJ Gubernur dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak mengalami perubahan yang signifikan, inilah yang menyebabkan tidak maksimalnya mencapai bonus demografi,” jelas Aris Gunawan.

Baca juga:  Ratusan Kawanan Monyet Serang Pemukiman di Sukabumi, Warga Dibuat Resah

Lebih lanjut BEM Nusantara Jawa Barat menyatakan akan mengawal dalam penyelenggaraan Pilkada serentak di Jawa Barat pada 27 November 2024.

Lebih daripada itu BEM Nusantara Jawa Barat secara tegas menyatakan sikap akan melakukan beberapa poin penting antara lain

1. Mengevaluasi Pj Gubernur Jawa Barat agar segera menyelesaikan permasalhan di Jawa Barat terhadap angka kemiskinan yang tinggi.

Baca juga:  Kapolres Sukabumi Bersilaturahmi ke Kantor PWI Kabupaten Sukabumi

2.Mendesak agar PJ Gubernur untuk segera memaksimalkan program pembangunan sumberdaya manusia untuk mencapai visi Indonesia emas 2045.

3.Mendesak agar PJ Gubernur untuk bersikap secara netral dan tidak melakukan intervensi terhadap penyelgara Pilkada serentak di 27 November 2024.

4.Menyatakan sikap tegas terhadap pemerintah kota/kabupaten di seluruh Jawa Barat.

Pos terkait