LINGKARPENA.ID | Kasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Iyus mengakatakan bahwa timnya akan terus berupaya meningkatkan kecapatan dan efektivitas respon dalam menangani kejadian kebakaran di Kabupaten Sukabumi.
Ia menyampaikan bahwa dalam meningkatkan kecepatan dan efektivitas dalam menangani kebakaran, adalah untuk memaksimalkan penanganan laporan kebakaran, sehingga setiap posko dalan dua jam sekali akan menunjuk petugas piket khusus, mulai dari penerimaan laporan sampai dengan memberitahukan ke rekan anggota lain.
“Biar lebih maksimal dalam penanganan pelaporan kebakaran, di tiap posko per dua jam sekali ditunjuk petugas piket khusus mulai dari penerimaan anggota sampai memberitahukan ke rekan anggota,” ujar Iyus.
Iyus juga menambahkan bahwa dalam kesiap-siagaan, sarana Alat Pelindung Diri (APD) juga harus tersusun rapi (siap pakai) serta peralatan lain harus sudah berada di kendaraan unit, serta kendaraan unit Damkar tersebut dipastikan selalu terisi air dengan penuh l, sehingga ada aduan kejadian (kebakaran), rekan-rekan anggota tinggal siap-siap melakukan pemadaman.
“Dan menyiapkan sarana APD tersusun biar cepat pemakaiannya, sarana prasarana lain sudah berada di kendaraan unit, dan kendaraan unit tersebut selalu terisi air dengan penuh jadi rekan-rekan anggota pas dilokasi tinggal siap-siap pemadaman,” bebernya.
“Prosedur kita tetap pada respone time yaitu kisaran 15 menit,” sambung Iyus.
Ia memaparkan yang dimaksud kisaran 15 menit itu yaitu terhitung mulai dari penerimaan pelaporan, persiapan keberangkatan, di perjalanan, dan sampai siap-siap penanganan.
Namun, Damkar sendiri mengalami beberapa kendala dalam meningkatkatkan respon time ini, karena kekurangan anggota, kata Iyus respon time sangat bisa dipengaruhi oleh jumlah anggota yang bertugas dan siap siaga di markas/posko.
Dengan upaya peningkatan kecepatan dan efektivitas respon, Damkar Kabupaten Sukabumi dapat menangani kejadian kebakaran dengan lebih cepat dan efektif, sehingga meminimalkan kerugian dan memastikan keselamatan warga.
“Diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kabupaten Sukabumi,” tungkasnya.






