LINGKARPENA.ID – Tiga pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang berada di wilayah Cibereum, tiba-tiba dibacok oleh orang tidak dikenal. Peristiwa terjadi di Jalan Lingkar Selatan, tepatnya perempatan Limusnunggal, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.
Dari informasi yang diperoleh, ketiga pelajar yang merupakan satu sekolahan tersebut berinisial MAA (16), SPS (16), MM (16). Saat itu mereka dalam perjalanan pulang ke rumahnya masing-masing dengan menggunakan dua sepeda motor. Korban MM mengendarai sendiri sedangkan MAA berboncengan sama SPS.
Menurut orangtua korban LD (26) mengatakan, MM merupakan anak rumahan. Diketahuinya sehari-harinya jika selesai belajar di sekolah langsung pulang ke rumah. MM sepengetahuannya anak baik dan tidak mempunyai musuh.
“Untuk pelakunya entah anak sekolah atau geng motor belum jelas. Jadi saat itu anak saya telat pulang karena hujan. Jadi menurut Aa (panggilan MM di keluarga) dia berteduh dulu. Namun pas pulang tiba-tiba diserang orang tidak dikenal,” kata LD kepada Lingkarpena.id Selasa (31/05/2022) pagi.
Saat pulang posisi MM ini berada di belakang kedua motor kawannya. Pelaku langsung membacok korban dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
“Kemudian pelaku kembali menyerang 2 teman MM yang berada di depan yaitu MAA dan SPS. Ironisnya mereka tidak ada yang menolong, padahal banyak orang yang melihatnya,” jelas LD
Tidak berselang lama polisi datang mungkin dari salah satu warga ada yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.
“Baru anak saya dan temannya ditolong dan langsung dibawa ke rumah sakit Al-Mulk. Rencana hari ini akan di operasi. Luka bacokannya cukup dalam sehingga harus di operasi,” tandasnya.
Dari hasil pantauan di rumah sakit, dua korban pelajar SMA ini harus menjalani operasi akibat luka bacok yang diderita cukup serius. Sementara satu korban lainnya hanya menderita luka ringan, karena saat terjadi insiden pembacokan terhalang oleh tubuh korban yang dia bonceng.






