Tiga Pesan Uu Ruzhanul Ulum pada Momentum Harlah PPP ke-48

Selain itu, kader pun jangan beranggapan bahwa memperjuangkan nilai-nilai Islam hanya bersifat ukhrawi (akhirat) saja, tetapi termasuk di dalamnya duniawi dan ukhrawi. Jika beranggapan memperjuangkan Islam hanya perjuangan ukhrawi, maka hal itu termasuk sekuler.

Dalam momentum Harlah ke-48 ini juga, Uu mengingatkan pentingnya silaturahmi antara para kader senior dan junior untuk menjaga tiga prinsip tersebut.

Baca juga:  Warga Antusias, Jembatan Gantung Desa Kertamukti Percepat Waktu Tempuh

“Kader-kader partai harus sering bertemu dan bersilaturahmi dengan senior-senior partai yang sudah memiliki jiwa seperti ini. Karena kalau tidak memiliki jiwa yang seperti ini, akan begitu rapuh kekaderannya, begitu mudah untuk pindah partai, begitu malas untuk berkorban, begitu malas untuk berjuang,” tutur Kang Uu.

BACA JUGA: Kendaraan Dinas Gubernur dan Wagub Jabar Resmi Gunakan Mobil Listrik, Ini Kata Uu!

Baca juga:  Gempabumi 6,5 M Garut, Rumah Warga Sukabumi Selatan Ambruk

“Jika kita tidak memiliki jiwa seperti tiga prinsip itu, kita tidak menjadi kader PPP yang fundamental. Sementara yang disebut kader partai yang fundamental adalah orang yang selalu ingin membesarkan partai dan merasa sakit hati kalau partainya kecil dan dihinakan,” tegasnya.

Lewat pesannya ini, bahwa dirinya ingin berbagi pengalaman terhadap kader-kader yang memiliki tanggung jawab bersama untuk membesarkan partai.

Baca juga:  Polres Sukabumi Berlakukan One Way

“Kalau kita begini-begini saja, kader-kader partai tidak ada perubahan dalam kepribadian dan juga langkahnya. Selamat Harlah ke-48 tahun, kita harus optimistis dengan kepemimpinan partai saat ini,” tandasnya.

Reporter: Akoy Khoerudin
Redaktur: Garis Nurbogarullah

Pos terkait