TMMD Ke 117 Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Resmi Dibuka

Dandim 0622 Letkol Inf. Anjar Ari Wibowo, saat menunjukan nota kesepakatan bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke -117 Tahun 2023 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi resmi dibuka tepat pada pukul 09:10 wib Rabu 12 Juli 2023 di Desa Mekarjaya Kecamatan Jampangkulon.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami apresiasi pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 117 yang dilakukan TNI Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampang kulon tersebut.

Hal itu diungkapkan Marwan seusai membuka pelaksanaan TMMD di lapangan sepak bola Desa Mekarjaya, dengan dihadiri Danrem (Komandan Korem) 061 Surya kencana, Bogor.

Menurut Marwan, kegiatan yang dilaksanakan TNI sangat membantu dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat di daerah, dengan TMMD lebih dimungkinkan percepatan, pasalnya masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan.

“Masyarakat kan diajak berperan bergotong royong bersama sama melibatkan TNI, Polri dan masyarakat yang lainnya,” ujar Marwan.

Marwan membandingkan, jika kegiatan pembangunan dilaksanakan biasa melalui dinas ataupun pihak ketiga dengan sistem penunjukan akan memakan biaya yang lebih besar dibanding dengan kegiatan yang dilaksanakan melalui TMMD.

Baca juga:  Satu Rumah di Benteng Sukabumi Ambruk Diguncang Gempa

“Lebih efektif, efisien, ekonomis, paling kalau penunjukan misal 1 KM, kalau TMMD bisa 1,5 KM, karena tadi ada pengurangan upah kerja, masyarakat berpartisipasi, membantu banyak hal lebih,” jelasnya.

Tidak hanya itu kata Marwan lagi, untuk kualitas lebih hasil dari pengerjaan melalui TMMD lebih bagu, hal itu karena berkat keterlibatan masyarakat terlibat secara langsung dalam pengerjaannya.

“Contohnya pembangunan plat beton misalkan kurang semen, jadi itu kan buat mereka mereka (Masyarakat- red) pastinya akan memperhatikan kekurangan tadi. Kita bersyukur hal ini bisa terus dan tentunya ini alat komunikasi bagi pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat,” bebernya.

Momen foto bersama bersama warga masyarakat.| ist

Sementara itu Danrem 061 Suryakencana Bogor Brigjen TNI Anan Nurakhman mengatakan, dalam pelaksanaan TMMD tersebut melibatkan ratusan personel gabungan TNI dan masyarakat setempat di Desa Mekarjaya Kecamatan Jampang Kulon.

Baca juga:  Longsor di Parakansalak Satu Rumah Terancam

Adapun sasaran pembangunan kata Brigjen TNI Anan Nurakhman yakni sasaran fisik dengan pembuatan atau pengerasan jalan sepanjang 5,8 KM, yang dilaksanakan bersama masyarakat dan seluruh intansi di wilayah Kabupaten Sukabumi mulai pemerintahan desa, TNI, Polri.

“Juga ada sampai dengan kepala kedinasan, kita suport semua untuk TMMD kali ini. Harapannya dengan adanya ini masyarakat bisa lebih mudah untuk mengakses, mobilitasnya juga lebih mudah, ke daerah perkotaan juga lebih mudah, distribusi barang dan secara ekonomi ini bisa berjalan dengan lancar termasuk dengan aktivitas para warga mendukung dengan baik,” ucapnya.

Sementara untuk pembangunan non fisik, lanjut Anan, jajaran TNI banyak pembekalan dan penyuluhan dari mulai terkait dengan kesehatan, wawasan kebangsaan, kemudian yang berkaitan dengan generasi generasi muda dengan pembekalan pembekalan bahaya narkoba dan lain sebagainya.

Baca juga:  Asep Japar Siap Masuk Kancah Politik 2024 di Kabupaten Sukabumi

“Sudah banyak kita rencanakan nanti kita akan laksanakan seiring dengan pembukaan hari ini, di fisik ada 8 titik, sudah kita awali sebelum pembukaan ini kurang lebih 10 hari kemarin sudah mulai, harapannya nanti tepat waktu pada saat penutupan bisa selesai sesuai rencana,” terangnya.

Disisi lain, Anan menerangkan pembangunan kesehatan lebih banyak terkait penanganan stunting, pasalnya hal ini menjadi pembahasan diberbagai daerah dengan jumlah kasusu cukup banyak sehingg perlu mendapat perhatian.

“Kita akan coba dengan metode metode yang baru, kebetulan saya pribadi pernah dinas di Korem Solo, kita ada berbagai terobosan nanti kita coba disini, apakah bisa dimanfaatkan atau tidak, ini lebih 30 hari, ditambah pra TMMD itu 10 hari,” tandasnya.

Pos terkait