LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Cigangsa, tepatnya di Kampung Cipari, Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebuah kendaraan truk dengan nomor polisi B 9095 KT yang membawa muatan bambu terjun ke aliran Sungai Cigangsa setelah diduga mengalami hilang kendali saat melintasi turunan Cigangsa.
Berdasarkan laporan Polsek Surade, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan Edin (61), warga Kecamatan Cibitung, melaju menuju arah Surade. Saat berada di lokasi kejadian, truk tersebut berpapasan dengan kendaraan truk pengangkut sampah.
Diduga kondisi kendaraan yang membawa muatan bambu cukup berat ditambah kondisi jalan menurun menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan. Truk kemudian keluar jalur dan terjun ke Sungai Cigangsa.
Dalam kejadian tersebut, Edin mengalami luka pada bagian kepala. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jampangkulon untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara seorang kernet dan dua pekerja yang berada di dalam kendaraan dilaporkan tidak mengalami luka.
Kapolsek Surade IPTU Ade Hendra S.Pd mengatakan, setelah menerima informasi kejadian, personel Polsek Surade langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Anggota sudah mendatangi TKP, membantu proses evakuasi korban, mengumpulkan keterangan dari saksi dan korban serta mengamankan barang bukti. Untuk penanganan lebih lanjut, kami juga sudah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi,” ujar IPTU Ade Hendra.
Polisi juga mengamankan kendaraan truk yang hingga saat ini masih berada di dasar Sungai Cigangsa. Petugas kemudian melakukan pendataan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
Sementara itu, warga sekitar berharap adanya perhatian dari dinas terkait terhadap kondisi keselamatan di lokasi tersebut. Warga meminta agar di sekitar turunan Cigangsa dipasang besi penghalang atau pagar pengaman, mengingat kecelakaan serupa disebut pernah terjadi di lokasi tersebut.
“Kalau memang titik ini rawan dan sebelumnya juga pernah terjadi kejadian serupa, kami berharap dinas terkait segera memasang besi penghalang. Paling tidak ada pembatas agar kendaraan tidak langsung masuk ke sungai ketika kehilangan kendali,” ungkap salah seorang warga sekitar.
Menurut warga, pemasangan pagar pengaman dinilai penting sebagai langkah antisipasi, terutama bagi kendaraan yang melintas di jalur tersebut dan berpotensi mengalami kecelakaan saat berada di turunan.
Kasus kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Sukabumi.Catatan:






