LINGKARPENA.ID | Sebuah truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tergelincir di jalur ekstrem turunan leter S Jalan Raya Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Senin pagi (27/10/2025). Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kecelakaan melibatkan kendaraan tangki bernomor polisi H 8189 OV, yang diketahui sedang menempuh perjalanan dari Pelabuhan Merak, Banten, menuju Cigaru, Kecamatan Simpenan, untuk mendistribusikan solar.
Namun nahas, dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, truk kehilangan kendali saat melintasi jalur menurun dan berkelok tajam di tengah guyuran hujan deras.
Menurut keterangan sopir, Arjun (25), peristiwa itu terjadi ketika dirinya mencoba menuruni jalur curam dengan kecepatan rendah. Namun kondisi jalan yang basah membuat ban kendaraan kehilangan traksi, sementara rem tidak bekerja optimal.
“Pas turunan hujan deras, ban selip, rem juga nggak terlalu pakem. Saya coba kendalikan, tapi malah nyeret ke pinggir jalan,” ujar Arjun kepada wartawan di lokasi kejadian.
Arjun bersama kernetnya berhasil keluar dari kabin sesaat sebelum kendaraan berhenti dalam posisi miring di bahu jalan. Keduanya selamat tanpa luka berarti meski truk sempat meluncur beberapa meter di permukaan jalan yang licin.
Salah satu warga, Otoy, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan sempat melihat kendaraan tangki tersebut melaju perlahan sebelum akhirnya tergelincir.
“Tadi kelihatannya pelan, tapi begitu masuk turunan letter S langsung oleng. Untung mobilnya nggak sampai terguling,” ungkapnya.
Hingga siang hari, upaya evakuasi masih berlangsung. Posisi truk yang miring dan berat muatan yang cukup besar membuat proses penarikan membutuhkan alat berat. Petugas kepolisian bersama warga berjaga di sekitar lokasi untuk mengatur arus kendaraan yang melintas.
Kecelakaan di kawasan Cikidang bukan kali pertama terjadi. Jalur ini memang dikenal ekstrem karena memiliki turunan curam dan tikungan tajam yang berbahaya, terutama saat hujan. Petugas menghimbau pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memeriksa kondisi rem sebelum memasuki kawasan tersebut.






