Uu Ruzhanul Ulum, Orang Pertama Jabar yang Divaksin Covid-19

Di sisi lain, Pemda Provinsi Jabar akan menunggu arahan dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat terkait rencana pemberian vaksin bagi masyarakat.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar termasuk ke dalam daftar relawan uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 oleh Bio Farma di Kota Bandung.

Baca juga:  Wagub Jabar Dampingi Wapres RI Tinjau Korban Banjir di Subang dan Karawang

Sebagai relawan, gubernur dan jajaran Forkopimda Jabar melakukan enam kali kunjungan, di antaranya penyuntikan pertama dan kedua dikunjungan kedua atau Visit 1 (V1) serta ketiga (V2) pada Agustus hingga September 2020.

BACA JUGA: Libur Nataru, Pemprov Jabar Siapkan Rapid Test Masif Wisatawan

Untuk diketahui, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin telah menetapkan tujuh jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia, yakni vaksin produksi Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavax Inc, Pfizer Inc and BioNTech, serta Sinovac.

Baca juga:  Jembatan Cicewol Babakanpari Diresmikan

Meski begitu, pelaksanaan vaksinansi hanya bisa digelar setelah izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat (UEA) dari BPOM keluar.

Sambil menanti proses itu, Kang Uu pun menegaskan bahwa Pemda Provinsi Jabar terus meningkatkan kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia) baik tenaga kesehatan maupun penyuntik vaksin, puskesmas, rumah sakit, hingga storage vaksin (kulkas/alat pendingin).

Baca juga:  Perda Pesantren Disahkan, Simak, Penjelasan Uu Ruzhanul Ulum

Reporter: Akoy Khoerudin
Redaktur: Garis Nurbogarullah

Pos terkait