Wabup Lakukan Peletakan Batu Pertama di Ponpes Al-Ikhlas

LINGKARPENA.ID | Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri letakan batu pertama pembangunan pondok pesantren Darul Ikhlas di komplek, MJ Al-Ikhlas, Kampung Bantarmuncang, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Minggu (30/10/22) kemarin.

Diketahui, Yayasan Darul Ikhlas Sukabumi sudah ada sejak tahun 2010 dan mendirikan SMP Islam Cibungur selanjutnya dilakukan perubahan nama menjadi Yayasan Darul Ikhlas Sukabumi dengan program yang sesuai dengan amanat sesepuh pondok pesantren Darul Ikhlas.

Baca juga:  DPTR Kabupaten Sukabumi Perkuat Koordinasi Selesaikan Masalah Aset Tanah

Dalam sambutanya, Ketua Yayasan Darul Ikhlas Sukabumi, Hendi Kurniawan mengatakan, Yayasan darul ikhlas dibangun menggunakan pola partisipatif dan tetap berkomitmen untuk menjadikan para santri menjadi generasi unggul, kompeten dan berdayasaing sehingga bisa menjawab tantangan di masa depan.

“Di tempat ini akan di bangun, SD IT dan SMP IT. Semuanya berbasis pondok pesantren. Kami akan mendidik anak-anak untuk bergerak di bidang ke agamaan sosial dan dakwah,” singkatnya.

Baca juga:  Film "Love Is Magic" Tayang Perdana 10 Desember 2021 di Okeflix, Aktor dan Aktris Milenial Sukabumi

Sementara Wabup mengatakan, program pendidikan berbasis pesantren relevan dengan visi kabupaten sukabumi yaitu religius maju inovatif sejahtera lahir dan batin. Hal itu sebagaimana implementasi dalam misi membangun sumber daya manusia yang beriman berbudaya dan berdaya saing.

“Ini adalah salah satu tempat yang menempa dan mendidik untuk terwujudnya sukabumi yang religius. Tentunya hal itu menjadi komitmen kita bersama serta sebagai visi besar kabupaten sukabumi,” jelasnya.

Baca juga:  Penutupan KKN- PPM Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi, Wabup Sempat Cek Kesehatan

Oleh karena itu, sambung wabup, semua berharap semoga pembangunan segera terwujud, untuk bersinergi mewujudkan cita cita pondok pesantren darul ikhlas tersebut.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemberian Santunan secara simbolis oleh Wabup kepada 62 orang yatim piatu dan jompo.

Pos terkait