Wabup Sukabumi Buka Rakor Penurunan Stunting. DPPKB Sebut untuk Memperkuat Startegi

LINGKARPENA.ID | Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman membuka rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi, di Kawasan Kecamatan Sukabumi, Senin (28/04/2025).

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus menyampaikam bahwa Rakor penurunan stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi tahun 2025 tersebut dihadiri oleh 50 peserta dari unsur Perangkat Daerah yang tergabung dalam tim percepatam penurunan stunting (TPPS).

Baca juga:  UPTD PU Cek Kesiapan Jalur Alternatif, Tanggulangi Pembangunan Tol Tahap Tiga

 

“Rakor ini bertujuan untuk memperkuat strategi percepatan penurunan stunting, meningkatkan koordinasi antar anggota TPPS, serta menetapkan target penurunan stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi,” ujar Uus.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas menegaskan bahwa Rakor tersebut menjadi momen penting untuk mengevaluasi capaian, mengidentifikasi hambatan, dan merumuskan strategi lebih lanjut guna mengakselerasi penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kisah Pilu: Sang Tuna Wisma Selama Belasan Tahun, Baraya Slamet Menjawabnya

 

Ia juga menyampaikam bahwa Pemkab Kabupaten Sukabumi mendukung penuh program ini untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

 

“Kita bersyukur seluruh tim percepatan penurunan stunting memiliki komitmen yang kuat untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

 

Andreas juga menambahkan bahwa hal ini akan menjadi langkah sinergitas untuk menguatkan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dengan seluruh stakeholder terkait dalam upaya menurunkan stunting di tahun 2025.

Baca juga:  Muhibah Ramadan Bupati di Masjid Daarul Falah Sukalarang

 

“Saya menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi berkomitmen akan mendukung penuh program tersebut sebagai salah satu upaya mewujudkan zero new stunting di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Pos terkait