Warga Resah Gerombolan Bermotor Berulah di Jalan ‘Lingsel’ Sukabumi

FOTO: Aksi brutal gerombolan bermotor yang membabi buta di jalan jalur Lingkar Selatan Sukabumi pada Minggu (23/3) membuat resah warga.| tangkapan layar

LINGKARPENA.ID | Gerombolan bermotor kembali berulah hingga membuat warga resah. Mereka dengan membabi buta menyerang pengguna jalan di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Sukabumi, pada Minggu (23/3/2025) sekira pukul 17.00 WIB.

Aksi tak terpuji gerombolan pemotor itu terekam video amatir dan viral. Dalam video itu terlihat mereka menyerang pengguna jalan hingga menimbulkan kepanikan warga yang berusaha menghindari serangan gerombolan tersebut

Baca juga:  Bawa Celurit dan Tramadol, 6 Pelajar Digelandang Polisi di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

Informasi didapat, kelompok bermotor itu awalnya terlibat cekcok dengan sekelompok pelajar yang berkonvoi hendak mengadakan acara buka puasa bersama. Seorang saksi, D (25) yang menolak identitasnya disebut mengungkapkan hal itu.

“Awalnya cuma tatap-tatapan, tapi tiba-tiba gerombolan itu mengamuk dan mengejar para pelajar. Kami warga butuh aparat hadir di situasi ini,” ungkapnya.

Sumber lain menyebutkan, kelompok pemotor ini juga tidak hanya menyerang kelompok pelajar, tetapi sempat pula memprovokasi komunitas motor lainnya di pertigaan Jalan Mangkalaya dan ahirnya melanjutkan aksi brutal mereka di Jalan Lingkar Selatan.

Baca juga:  Wali Kota Sukabumi Resmikan Alkes RMI 1,5 Telsa di RSUD Syamsudin SH

“Kalau saja tidak direlai warga gerombolan pemotor itu bentrok dengan komunitas motor lain, alhamdulilah warga bergerak cepat,” tambahnya.

Saksi juga menuturkan salah satu korban serangan gerombolan pemotor itu adalah temannya. Korban mengalami lebam ditangannya akibat pukulan benda tumpul.

“Kalau tidak menghindar teman saya nyaris kena sabetan senjata tajam. Setelah menyerang mereka kabur ke arah Cisaat,” ujarnya.

Baca juga:  Ketum SMSI, Kecam Penembakan Wartawan Al-Jazeera Oleh Tentara Israel Pasca Hari Pers se-Dunia

Adanya peristiwa itu warga sekitar berharap pihak kepolisian segera turun tangan dan menangkap para pelaku supaya kejadian serupa tidak terulang lagi. Dan peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya peningkatan patroli keamanan, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

Pos terkait