Bawa Celurit dan Tramadol, 6 Pelajar Digelandang Polisi di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

Ke enam pelajar saat berada di Mako Polsek Baros Polres Sukabumi sebelum menjalani pemeriksaan.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Polsek Baros, Polres Sukabumi Kota merespon cepat informasi warga dengan mengamankan Enam oknum pelajar sekolah yang kedapatan membawa sajam (senjata tajam) jenis celurit dan gobang.

Sejumlah pelajartersebut diamankan pihak Kepolisian Sektor Baros di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis (20/7/2023) kemarin, setelah adanya laporan dari warga setempat.

Baca juga:  Empat Terduga Pelaku Kekerasan Anak Dibawah Umur Diamankan Polsek Cicurug Sukabumi

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Baros Polres Sukabumi Kota, Kompol Heri Hermawan, saat ditanya wartawan pada Jumat 21 Juli 2023 pagi.

Polisi saat menjaring sejumlah pelajar di Jalan Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi.| ist

“Betul, pada Kamis (20/7/2023) kemarin sekira pukul 17.00 wib kami mendapatkan informasi dari masyarakat melalui saluran telepon mengenai sekelompok oknum pelajar sekolah yang tengah nongkrong di sekitar Jalan Lingkar Selatan. Dan ketahuan membawa sajam,” kata Kompol Heri Hermawan.

Baca juga:  Perkara Penganiayaan Sang Nenek yang Dilaporkan Ke Polisi, Begini Kata Kapolres Sukabumi Kota

Tak selang berapa lama, polisi langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap Enam oknum pelajar sekolah yang tengah nongkrong tersebut dan menemukan 3 bilah sajam jenis cerulit dan sebilah gobang serta sebuah pil Tramadol.

Barang bukti jenis senjata tajam yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian dari tangan para oknum pelajar.| ist

“Ke enam oknum pelajar sekolah langsung diamankan ke Mapolsek Baros untuk dimintai keterangan. Kami juga mengamankan
barang bukti sajam dan obat-obatan berbahaya,” bebernya.

Baca juga:  Disdikbud Kota Sukabumi Pastikan Semua Siswa Dapat Kuota Internet Gratis

Kini untuk 4 oknum pelajar sekolah yang kedapatan membawa sajam, polisi akan terapkan Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Sedangkan untuk 2 (Dua) oknum pelajar lainnya akan menjalani pembinaan di Mapolsek Baros,” pungkasnya.

Pos terkait