10 Ruko di Pasar Surade Sukabumi Terbakar

LINGKARPENA.ID | Suasana di kawasan Pasar Surade, Kampung Cihideung, RT 14/04, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendadak panik, Rabu (30/9/2026) siang.

 

Kobaran api terlihat membesar dari deretan ruko yang berada di kawasan pasar. Kepulan asap hitam membumbung tinggi hingga membuat warga dan pedagang di sekitar lokasi berhamburan menjauh dari titik kebakaran.

 

Sedikitnya 10 unit ruko dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut. Api juga sempat membuat warga khawatir lantaran bangunan yang terbakar berada di kawasan pasar dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat.

Baca juga:  Damkar Pos Surade Turun Tangan Distribusikan Air Bersih untuk Warga Ciracap

 

Laporan kebakaran diterima petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 13.18 WIB. Empat menit kemudian, petugas Posko Damkar Surade tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Penanganan diperkuat petugas dari Posko Jampangkulon.

 

Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi, mengatakan petugas langsung melakukan tindakan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

 

” Kami langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan. Petugas dari Posko Surade dan Jampangkulon dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mengantisipasi api merembet,” ujar Widi.

Baca juga:  Polisi Ungkap Laka Maut di Cisarakan Simpenan, Pengendara Vixion Meninggal di Lokasi

 

Berdasarkan pendataan sementara, ruko yang terdampak masing-masing milik Unang sebanyak dua unit, Adang dua unit, Sunsun satu unit, Dedi dua unit, Entang satu unit, Opay satu unit dan Ubed dua unit.

 

Kerugian akibat kebakaran tersebut sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, dengan perkiraan nilai bangunan sekitar Rp100 juta per unit. Namun, nilai kerugian masih dalam pendataan dan dapat berubah.

 

Widi menuturkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan penanganan serta memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Baca juga:  Perahu Terbakar di Lautan Ujunggenteng, Dua Korban Dievakuasi

 

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Saat ini yang paling utama adalah memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi,” jelasnya.

 

Ia juga meminta masyarakat tidak berkerumun terlalu dekat dengan lokasi kejadian.

 

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, jangan panik dan jangan mendekati lokasi kebakaran. Berikan ruang kepada petugas supaya proses pemadaman bisa dilakukan dengan maksimal,” pungkas Widi.

 

Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi kawasan pasar kembali aman.

Pos terkait