Tebing longsor dengan ketinggian 10 meter menimpa kobong santri di Ponpes Yaspida Cisaat Sukabumi. | Foto: Istimewa

13 Santri Tertimpa Longsor di Cisaat Sukabumi, 1 Meninggal Dunia

KABUPATEN SUKABUMI PERISTIWA

LINGKARPENA.ID – Hujan deras menyebabkan longsor dan menimpa 13 orang santri di Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Bencana longsor terjadi pada Minggu 21 November 2021.

Peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 23:00 WIB, di Kampung Babakan Pari, RT 35/13 Desa Sukaresmi. Ke 13 santri korban longsor tersebut, merupakan siswa Pesantren Yaspida Cisaat yang sedang tertidur.

Baca juga:  Percepat Herd Immunity di Sukabumi, Kapolres: Tekan Para Kapolsek Buat Inovasi dan Terobosan Baru

“Santri yang menjadi korban meninggal dunia akibat bencana longsor itu merupakan M Arsyad F (17). Saat kejadian korban bersama ke 12 teman santri lainnya sedang pada tidur,” ucap P2BK Cisaat, Imam Ismail, dalam laporan tertulisnya yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Senin 22 Nopember 2021 pagi.

Dalam laporan Imam menyampaikan, saksi kejadian dari bencana longsor yang menewaskan M Arsyad, merupakan Jumadi Karu Karu asal Nusa Tenggara Timur. Ia salah satu korban selamat dari ke 13 orang dalam satu kamar itu.

Baca juga:  Rumah Warga di Desa Jayanti Dibongkar Demi Wisata, Ini Kata Kades!

Petugas penanggulangan bencana kecamatan Cisaat langsung berkoordinasi dengan Muspika dan petugas lainnya segera melakukan asesmen ke lokasi kejadian. Dengan dibantu warga santri lainnya segera membersihkan material longsoran dan evakuasi korban.

“Korban sudah dievakuasi dan diurus oleh pihak Pesantren. Tebing longsor yang menimpa kobong santri laki-laki itu sepanjang 10 meter, tinggi 10 meter dan lebar 1 meter. Dan bencana menyebabkan satu santri meninggal dunia lainnya luka-luka sudah mendapatkan penanganan medis,” imbuh Imam.(**)

Baca juga:  Satu Unit Rumah Hangus Terbakar di Kecamatan Cidadap Sukabumi

 

 

 

 

 

Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan