4 Rumah Tertimpa Longsor dan 10 Rumah Terendam Banjir di Pamuruyan Cibadak Sukabumi 

LINGKARPENA.ID – Hujan deras yang terjadi pada hari Sabtu 25 Desember 2021 kemarin menyebabkan terjadi bencana longsor di Desa Pamuruyan Cibadak. Berdasarkan laporan P2BK Cibadak, Daming Supriatna, longsor terjadi sekitar pukul 17:30 WIB menjelang malam.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Panagan RT 03/02 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Akibat dari longsor itu, sedikitnya 4 rumah warga dikawasan itu tertimpa longsoran tanah dari tebing setinggi 10 meter dan lebar 20 meter.

Menurut Daming, keempat rumah yang terhantam longsoran antara lain rumah milik Eman Sulaiman 2 KK dengan jumlah (6 jiwa), rumah Deni Hendrawan 1 KK 3 jiwa, rumah milik Jaya, satu KK 3 jiwa dan rumah Elis, satu KK dengan dihuni 3 jiwa.

Baca juga:  Serah Terima Jenazah Korban Bentrokan Antar Alumni SMK Dihujani Tangisan

“Satu orang tertimbun longsor, sudah di evakuasi oleh tim relawan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit guna mendapatkan pertolongan medis. Deni Hendrawan mengalami luka berat, sudah ditangani petugas medis,” terangnya.

Lanjut Daming, longsoran tanah menutup saluran air sehingga air meluap ke pemukiman warga dikawasan itu. Saat ini upaya sudah dilakukan dengan mendatangkan satu unit alat berta untuk mengevakuasi longsor yang menutup saluran air tersebut.

Baca juga:  Kolaborasi Dua Forkopimda Gelar 1000 Vaksin Lansia di Gunungguruh Sukabumi

“Saat ini sudah diturunkan alat berat untuk membantu evakuasi longsoran. Longsor juga menutup saluran air sehingga menggenangi sedikitnya 10 rumah warga di kawasan itu,” ucap Daming.

Adapun rumah warga yang terdampak banjir diantaranya sebagai berikut berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, yakni:

1. Bregita, 1 KK (4 jiwa)

2. Endang G, 1 KK (3 jiwa)

Baca juga:  Sinergitas Rimba Laut Untuk Indonesia, Puslatpurmar 6 Antralina - BPTN Gunung Gede Pangrango

3. Dede 1 KK (4 jiwa)

4. Ahim Ipan, 1 KK (2 jiwa)

5. Susi lpan, 1 KK ( 6 jiwa )

6. Ukar, 2 KK (5 jiwa)

7. Nenah, 1 KK (2 jiwa)

8. Tina, 1.kk (3 jiwa)

9. Nunung, 1 KK (3 jiwa)

10. Rustandi, 1 KK (3 jiwa)

11. Ujang Supriatna 1 KK (2 jiwa)

13. Yusep, 1 KK (3 jiwa) dan

14. Nurjanah, 1 KK (4 jiwa). (***)

 

 

 

 

Sumber: Pusdalops

Pos terkait