LINGKARPENA.ID – Seorang pria berinisial EAP (26) tewas setelah dianiaya dan dibacok oleh beberapa orang yang tidak dikenal di Jalan Lokomotif, RT.02/06, Kelurahan Cibeuruem Hilir, Kecamatan Cibeuruem, Kota Sukabumi, Kamis (28/04/2022).
Berdasarkan keterangan dari saksi mata, AM (27), dalam laporannya yang berhasil dihimpun wartawan kronologi awalnya pada sekira pukul 03.15 WIB, korban dan saksi berangkat mengambil uang dari salah satu bank yang ada di minimarket Perum Pesona Cibeuruem dengan menggunakan Sepeda motor yang dikendarai oleh saksi.
“Sepulang dari mengambil uang sekitar pukul 03.30 WIB, korban dan saksi ini bertemu lagi di Jalan Ciandam. Korban dan saksi berpapasan dengan pengendara sepeda motor Beat warna hitam berbonceng tiga (para pelaku) dan akan menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh saksi dan korban,” bener AM dalam keterangannya kepada wartawan.
Beruntung kata dia, saat itu saksi dapat menghindar sehingga para pelaku memutar balik sepeda motornya sambil mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis Corbek dan mengejar saksi dan korban. Melihat itu, saksi dan korban pun kabur.
“Sebelum sampai rumah korban, korban turun (loncat) dari sepeda motor dan lari meninggalkan saksi. Namun para pelaku melihat korban turun dari sepeda motor, sehingga para pelaku mengejar korban. Sedangkan saksi langsung menuju kerumah korban,” ucapnya.
Setelah saksi sampai dirumah korban, saksi memberitahu kepada warga sekitar bahwa korban dan saksi dikejar oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor bonceng tiga yang membawa sajam. Mendengar cerita saksi, para warga mendatangi lokasi keributan.
“Namun pada saat sampai didepan gang samping rel kereta (TKP). Warga melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak dalam kondisi berdarah karena luka-luka yang diduga diakibatkan Sajam,” jelasnya.
Dengan adanya kejadian tersebut, warga langsung membawa Korban ke rumah sakit R. Syamsudin. SH untuk dilakukan penanganan medis, dan melaporkan ke pihak kepolisian setempat, guna pengusutan lebih lanjut.
“Namun setelah dilakukan penanganan medis dirumah sakit, nyawa korban tidak terselamatkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy. Zainal Abidin membenarkan perihal kejadian tersebut. Dia mengungkapkan, ada dugaan korban dianiaya oleh beberapa orang dengan menggunakan sajam. Namun hingga saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
“Laporan kami terima jam 04.00 WIB. Kita proses lidik untuk memastikan kronologis kejadiannya,” singkat Zainal.






