Dana BOS MA di Nyalindung Lelet, Kemenag Terkesan Lepas Tanggungjawab

Dana Operasional Sekolah (BOS) ILustrasi | Foto: Suara Pemerintah

LINGKARPENA.ID | Realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan satu-satunya dana yang sangat diharapkan oleh sekolah negeri maupun swasta. Sebagaimana diketahui dana BOS tersebut guna keperluan operasional sekolah termasuk di dalamnya untuk honorarium guru honorer.

Seperti yang dialami para Guru Honor pengajar di Madrasah Aliyah Peduli Lingkungan Hidup (MA-PLH) yang berdomisili di Kampung Pasirkandel Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat nasibnya sangat ironi.

Betapa tidak, sudah berbulan-bulan para guru honorer ini belum dibayar karena dana BOS belum bisa dicairkan.

Baca juga:  Si Jago Merah Luluh Lantakan Rumah di Nyalindung Sukabumi

Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kepala MA-PLH yang tidak mau disebut namanya ini kepada awak media mengatakan, pihaknya belum bisa membayar honor guru karena anggaran BOS belum bisa dicairkan.

“Ya, hingga saat ini kami belum bisa mencairkan dana BOS. Jawaban petugas Kemenag sih kata dia dana BOS terkendala dengan sistem yang ada. Seharusnya bulan Agustus 2022 kemaren sudah bisa dicairkan, seperti beberapa madrasah yang lain telah dicairkan,” kata Kepsek MA tersebut.

Baca juga:  Ambulans Desa Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Nyalindung, Tidak Ada Korban Jiwa

Lebih lanjut Kepala sekolah MA-PLH mengungkapkan, kendala ini telah disampaikan kepada petugas yang membidangi dana BOS pada Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi. Keluhan disampaikan baik melalui pesan WhatsApp dan melalui Telpon langsung.

Kepala MA sangat menyesalkan, pihak Kemenag belum memberikan solusi atau jawaban yang pasti kapan BOS bisa dicairkan. Malah sebaliknya memberikan jawaban yang tidak sewajarnya diucapkan oleh seorang petugas yang merupakan abdi negara.

Baca juga:  Wujudkan Jargon Nyalindung Manggung Nyalindung Nanjung dan Visi Misi Berseri, Kecamatan Nyalindung Terus Optimalkan Potensi Wisata

“Kami sungguh menyesalkan jawaban pihak Kemenag seakan-akan mau lepas tanggung jawab begitu saja,” sesalnya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Maman Hidayat) ketika ditanya terkait keterlambatan pencairan BOS pada MA-PLH melalui sambungan teleponnya memberikan jawaban dan mengatakan terimakasih atas informasinya.

“Ya, segera akan kami pelajari dan diusahakan, kami sampaikan terima kasih telah menyampaikan informasinya,” cetusnya.

Pos terkait