LINGKARPENA.ID | Percaya atau tidak percaya, berdasarkan beberapa fakta batu yang posisinya ada di atas air atau cai kabuyutan, Kampung Ciburial ini dikabarkan tidak bisa digeser. Dari semenjak itu sugesti adanya kekuatan lain yang terdapat pada batu tersebut dipercaya oleh warga sekitar termasuk pihak perusahaan.
Baru-baru ini terjadi saat sebuah cut and fill milik salah satu perusahaan perumahan Hawa Kiano di Desa Cikujang, pernah mengalaminya. Lokasi itu tak jauh dari kediaman Kepala Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Bahkan semenjak kejadian itu sang developer perumahan mengurungkan pemerataan lahan tersebut. Hal itu setelah kejadian yang dialami bucket excavator tidak bisa mengeruk bebatuan. Alat tersebut sangat aneh, selalu meleset dan seakan tidak bisa mencengkram batu tersebut.
Diceritakan Dasep, salah satu mandor pemborong bangunan perumahan mengatakan, menurutnya saat itu cut and fill malah tidak bisa diteruskan karena terjadi masalah yang terjadi diluar nalar manusia.
“Kami aneh, bucket excavator itu malah hancur. Jangankan bisa menggeser batu yang besar, yang kecil saja tidak bisa. Buktinya ada bekas gigi bucket pada batu itu,” jelas Dasep, kepada Lingkarpena.id Sabtu (29/10/22).
Atas kejadian tersebut, kemudian pemilik perumahan coba bertanya kepada guru spiritualnya. Akhirnya ia diberikan jawaban yang dapat meyakinkan dan mempercayai dari keanehan yang dialaminya.
“Jangan diteruskan untuk memindahkan batu itu takut terjadi sesuatu yang tidak dinginkan,”terang Dasep, menirukan ucapan sang guru Spiritual.
Sementara itu, Kepala Desa Cikujang Heni Mulyani juga menuturkan dan membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya kejadian itu sempat membuat gempar warga masyarakat dilingkungan kompleks perumahan. Sebelumnya mereka tidak mengetahui lokasi yang mengandung keramat di lokasi tersebut.
“Baru perkiraan, batu itu salah satu peninggalan patilasan keramat jaman Padjadjaran,”terangnya.






