Pernyataan Sikap Tokoh Masyarakat dan Ormas Cibereum Sukabumi Dukung Pemilu Damai Tolak Pleno Ulang

Pernyataan sikap sejumlah tokoh, ulama dan ormas Kota Sukabumi terkait Pleno ulang tingkat Kecamatan pada Pemilu 2024.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sejumlah tokoh masyarakat, ulama dan ormas dukung Pemilu damai menolak untuk diadakanya Pleno ulang mengapa demikian hal tersebut dipicu akibat adanya permintaan pleno ulang di tingkat Kecamatan Cibereum Kota Sukabumi, bertempat cafe sarasa land Cibereum, Selasa (27/2/24).

Hal tersebut akibat adanya pernyataan salah satu Caleg petahana dari Partai PDI Perjuangan (Dapil) 2 yang tidak puas hasil perolehan perhitungan suara menurutnya dalam keterangan diberita sebelumnya disalah satu median online mengatakan adanya dugaan pemindahan suara yakni di empat TPS Kecamatan Cibereum diduga dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK).

Perlu diketahui dua Caleg saling lapor ke Bawaslu ini merupakan Kader Partai PDI Perjuangan Kota Sukabumi.

Dadang Jon Hermawan mengatakan pada awak media selaku perwakilan dari tokoh masyarakat, menurutnya hal ini bisa diselesaikan oleh ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kota Sukabumi jika sayang sama partai dan menjaga marwah partai.

Baca juga:  PKB Kota Sukabumi Targetkan Empat Kursi DPRD di 2024

Selain itu, Dadang Jon mengaskan ini bukan persaingan patai A dan B tetapi ini persaingan satu kubu akan memicu konflik bukan berbicara partai lagi tapi antara pendukung mendukung dan golongan.

” Ya kalau terjadi konflik ketua partai harus bertanggung jawab karena ini akan merugikan wilayah dan warga kami.

Harapan kita semua ketua partai sebagai pemutus kebijakan harus bisa menengahi persolan ini jangan sampai saling membuka aib,” tuturnya.

“Warga Kami akan mendukung pada setiap Caleg yang menang tidak membeda-bedakan warna,” tandasnya.

Tatan Sutandi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cibereum Kota Sukabumi menambahkan, dengan adanya kejadian ini jangan sampai menjadi pemantik keributan-keributan yang lain, silahkan semua ditempuh juga diikuti kemudian ini merupakan persoalan internal Partai silahkan diselesaikan.

Baca juga:  Didukung 276 Desa, Deden Ketua Apdesi; Siap Melenggang di Pilkada Sukabumi

” Ya jang sampai menarik partai-partai lain untuk ikut kisruh juga karena ketidak puasan, saya berharap hususnya di Cibereum masyarakat dengan adanya pesta demokrasi ini merasa bahagia jangan sampai terjadi benturan-benruran.

Saya lihat adanya pengiringan-pengiringan upaya terjadinya konflik, KNPI hadir disini untuk saling menjaga kondusifitas jaga Wilayah Kecamatan Cibereum Kota Sukabumi hususnya Indonesia.

Pesan saya pada temen-temen para Caleg yang tidak menag dan tidak puas silahkan tempuh jalur atau proses yang ada temuai Bawaslu dan datatangi KPU kalau permasalahanya internal partai silahkan selesaikan secara struktural dan aturan partai,” terangnya.

” Ditanya soal Pleno ulang, kepemedaan menolak tidak menginginkan ada pleno ulang kenapa ini perlu digarisbawahi bisa memicu persolan yang lain tentunya sisi angaranpun akan ada pemborosan dan tidak akan selesai-selesai.

Baca juga:  Penegakkan Perda, Puluhan Baliho di Kota Sukabumi Ditertibkan

Karena dalam konsep pertarungan atau kopentisi yang menang senang yang kalah curang pasti dimana-mana seperti itu, tentunya permasalahan ini harus segera diselesaikan utamanya dari masing-masing partai juga Bawaslu dan KPU harus menyatakan sikap yang tegas untuk menyelesaikan permasalahan seperti ini.

“Saya berpesan hususnya pada unsur Organisasi Kepemudaan (OKP), yang memang dihimpun KNPI jangan sampai tergiring oleh opini-opini liar kita harus berpikir objektif untuk menyukseskan Pemilu ini dengan baik dan damai Jagan sampai masyarakat dibuat persoalan ini melibatkan mereka dimana pesta demokrasi ini harus dirasakan dengan baik,” pungkasnya.

Pos terkait