Sikapi Maraknya Aksi Premanisme, KDM Segera Bentuk Satgas Anti Premanisme, Siapa Saja yang Dilibatkan?

FOTO: Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi.| sumber: republika.co.id

LINGKARPENA.ID | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan. KDM yang merasa gerah dengan ulah aksi premanisme akhir-akhir ini.

Kang Dedi Mulyadi dalam waktu dekat berencana akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme di Jawa Barat.

“Mungkin hari ini, akan segera dibuat (satgas). Senin mungkin SK-nya keluar,” jelas Dedi seusai mengikuti acara di DPRD Jabar, Jumat (21/3/2025).

Baca juga:  Gubernur Jabar Tekankan Konektivitas Desa, Targetkan Seluruh Jalan Dibeton pada 2027

Informasi di dapat, Satgas tersebut akan diisi oleh anggota dari berbagai kalangan seperti TNI, Polri, hingga Polisi Militer (PM).

“Satgas untuk menangani premanisme itu terdiri dari unsur Polri, TNI dan POM atau PM (Polisi Militer) dan itu nanti ada lembaga khusus yang menangani di setiap kota/kabupaten nya,” terangnya.

Untuk rencananya itu Kang Dedi Mulyadi mengaku terus melakukan komunikasi dengan jajaran Kapolres di wilayah Provinsi Jawa Barat. Dan ia mengapresiasi sejumlah Polres yang berhasil menangkap preman.

Baca juga:  KH Aang Abdullah Zein Nahkodai MUI Jawa Barat, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Adab dan Sinergi Umat

“Malam juga kan di Subang sudah berani tuh kasat sersenya nangkap preman. Di Bekasi yang ormasnya sudah minta maaf walaupun menurut saya minta maaf saja tidak cukup, harus ada langkah-langkah hukum, kemudian yang di Kota Bekasi juga sudah bergerak,” kata dia.

Dedi mengatakan satgas anti premanisme bakal dilengkapi perlengkapan khusus dan nomor telepon khusus. Mereka akan mulai efektif bekerja pada Senin pekan depan.

Baca juga:  Gubernur Ridwan Kamil Gelar Kopdar Jabar 2023, Ini Tujuannya

“Sudah, Senin ini sudah bisa efektif kok,” singkat KDM.

Sumber: republika.co.id dan detik.com

Pos terkait