LINGKARPENA.ID | Kabupaten Sukabumi dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan objek wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam pegunungan, pantai, hingga wisata budaya. Dari sekian banyak destinasi wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi, sebagian besar di antaranya berada di wilayah selatan yang dikenal masyarakat dengan sebutan daerah Pajampangan atau tanah Jampang.
Sejumlah objek wisata di Pajampangan bahkan telah lama dikenal wisatawan dan menjadi pilihan utama saat musim liburan. Namun demikian, di balik destinasi yang sudah populer, ternyata masih tersimpan potensi wisata baru yang perlahan mulai dilirik, salah satunya adalah wisata goa alam yang berada di wilayah Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.
Goa alam yang kini tengah dalam proses penataan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minajaya tersebut tepatnya berlokasi di Kampung Leuweung Guha, Desa Buniwangi. Lokasinya cukup strategis, sekitar dua kilometer sebelum kawasan Pantai Minajaya. Meski belum dikenal luas, keberadaan goa ini mulai menarik perhatian wisatawan lokal, khususnya pecinta wisata petualangan dan penjelajahan alam.
Pengurus Pokdarwis Minajaya, Dedi Kurnaedi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya terus berupaya melakukan penataan secara bertahap agar potensi wisata Goa Leuweung Guha dapat dikembangkan secara optimal dan aman bagi pengunjung.
“Untuk saat ini kami tengah melakukan penataan. Tentunya kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata, untuk berkolaborasi dalam pengembangan objek wisata ini. Terutama terkait pengadaan fasilitas penunjang dan aspek keamanan pengunjung,” ujar Dedi.
Sabtu ( 03/1/2026 ).
Menurut Dedi, Goa Leuweung Guha memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri karena terbentuk secara alami dengan rongga-rongga yang saling terhubung. Ia meyakini, apabila dikelola dengan baik dan memenuhi standar keselamatan, goa tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Pajampangan ke depan.
“Kami optimistis, jika sudah ditata dan dipersiapkan dengan matang, bukan hal yang mustahil Goa Leuweung Guha akan menjadi daya tarik wisata baru yang mampu mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun luar daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, saat meninjau langsung lokasi Goa Leuweung Guha, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dan ikhtiar Pokdarwis Minajaya dalam menggali serta menjaga potensi wisata alam di wilayah tersebut.
“Hari ini saya diajak oleh Pokdarwis Minajaya yang luar biasa. Mereka memperlihatkan ikhtiar untuk memuliakan Tanah Minajaya yang sudah dilakukan sejak lama, sejak Pokdarwis ini dibentuk. Salah satu potensi yang ditunjukkan adalah Goa Leuweung Guha,” ungkap H. Ali Iskandar.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan langsung ke dalam goa, terlihat bahwa di bawah permukaan tanah terdapat banyak rongga alami yang saling terhubung dan membentuk keindahan tersendiri sebagai anugerah alam.
“Tadi kita turun langsung ke bawah, dan ternyata di bawah kaki tanah yang kita injak itu terdapat rongga-rongga yang saling bertemu pada titik-titik tertentu. Ini adalah anugerah yang luar biasa dan patut kita syukuri sebagai kekayaan kawasan,” jelasnya.
Meski demikian, H. Ali Iskandar menegaskan bahwa sebelum Goa Leuweung Guha dipasarkan sebagai destinasi wisata dan dibuka secara luas untuk wisatawan, perlu dilakukan kajian dan penelitian secara menyeluruh. Hal tersebut penting untuk memastikan aspek keamanan dan mitigasi risiko bagi pengunjung.
“Sebelum dipasarkan dan sebelum wisatawan datang, kita harus lakukan kajian terlebih dahulu. Jika masih ada potensi yang kurang aman, maka harus ditentukan mitigasi apa saja yang perlu dilakukan. Selain itu, harus ada kelengkapan peralatan, fasilitas penunjang, serta pemandu yang memiliki kompetensi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemetaan destinasi perlu dilakukan secara detail, mulai dari titik-titik yang aman untuk dikunjungi hingga area yang masih perlu penyempurnaan.
“Mudah-mudahan ke depan semua bisa dipetakan dengan baik, titik mana yang sudah siap dan mana yang masih perlu pengembangan. Dinas Pariwisata tentu akan berupaya hadir dan memfasilitasi agar objek wisata anugerah alam di kawasan Minajaya ini bisa dikembangkan secara optimal,” pungkasnya.
Dengan adanya sinergi antara Pokdarwis Minajaya dan Pemerintah Daerah, Goa Leuweung Guha diharapkan dapat tumbuh menjadi destinasi wisata petualangan unggulan yang tidak hanya menambah daftar objek wisata Kabupaten Sukabumi, tetapi juga mampu mendorong perekonomian masyarakat lokal di wilayah Pajampangan.






