LINGKARPENA.ID | Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Nagrog, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi resmi dimulai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membuka akses wilayah terisolir sekaligus meningkatkan konektivitas masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, turut mendampingi Bupati Sukabumi Asep Japar dalam kegiatan tersebut.
Hadir pula Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, serta sejumlah kepala perangkat daerah, unsur forkopimcam Cimanggu, para kepala desa se-Kecamatan Cimanggu, dan tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya, Sendi Apriadi menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat melalui TNI.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah, yang juga mendapat apresiasi langsung dari Bapak Presiden melalui TNI. Program ini menyasar wilayah-wilayah yang jauh, terisolir, serta terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan jembatan tersebut sebelumnya telah diajukan dan akhirnya mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, usulan yang kita ajukan mendapat persetujuan. Bapak Presiden memberikan perhatian dan hari ini pembangunan bisa dimulai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sendi menjelaskan bahwa dalam proses pengerjaan, masyarakat akan dilibatkan secara aktif bersama unsur TNI.
“Nanti dalam pelaksanaannya akan dikerjakan bersama antara masyarakat dengan TNI. Secara teknis, pembangunan akan ditangani oleh Pak Dandim,” jelasnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempercepat penanganan wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, khususnya di Kecamatan Cimanggu. (adv).






