LINGKARPENA.ID || DPRD Kota Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam mengawal perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan memfasilitasi audiensi terkait penanganan pemulangan jenazah seorang PMI asal Kelurahan Cikole yang hingga kini masih berada di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (24/7/2026).
Audiensi yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Sukabumi itu mempertemukan sejumlah pihak terkait, di antaranya Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), perwakilan LSM Rakyat Indonesia Berdaya DPC Kota Sukabumi, keluarga korban, serta tokoh masyarakat.
Forum tersebut membahas berbagai hambatan yang menyebabkan proses pemulangan jenazah belum dapat diselesaikan. Mulai dari persoalan administrasi, koordinasi dengan pihak sponsor, hingga aspek perlindungan hukum serta pendampingan bagi keluarga korban.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menegaskan lembaganya akan terus mengawal penyelesaian kasus tersebut hingga proses pemulangan jenazah dapat terlaksana.
Menurutnya, perlindungan terhadap warga negara yang bekerja di luar negeri merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
DPRD juga meminta Disnaker Kota Sukabumi segera memperkuat koordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat, termasuk BP2MI dan Kementerian Luar Negeri, agar proses pemulangan dapat dipercepat sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, DPRD mendorong DP3A untuk terus memberikan pendampingan psikososial kepada keluarga korban agar mereka mendapatkan dukungan selama menunggu kepastian pemulangan jenazah.
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap kasus tersebut dan akan menindaklanjutinya melalui mekanisme resmi sesuai kewenangan.
Sementara itu, DP3A menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban, baik dari sisi psikologis maupun layanan yang dibutuhkan selama proses penanganan berlangsung.
Di sisi lain, Erwin (42), suami almarhumah, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Sukabumi beserta seluruh perangkat daerah yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi keluarganya.
“Saya berharap Pemerintah Kota Sukabumi dapat memfasilitasi dan membantu kepulangan jenazah istri saya,” ujarnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat berjalan optimal, termasuk bagi warga Kota Sukabumi yang mengalami persoalan saat bekerja di luar negeri.
DPRD menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut hingga proses pemulangan jenazah dapat segera terealisasi.
Editor : Redaksi






