Banjir dan Longsor di Cisarua Kota Sukabumi, Material Tutupi Aliran Sungai

FOTO: Tim BPBD Kota Sukabumi saat berada di lokasi longsor di Kampung Babakan Jampang, Kelurahan Cisarua, Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (16/10) malam.| dok: BPBD Kota Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi pada Kamis (16/10/2025) sore menyebabkan terjadinya longsor di Jalan Babakan Jampang RT 03 RW 11, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB BPBD Kota Sukabumi, kejadian longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dengan luas terdampak panjang 13 meter, tinggi 8 meter, dan lebar 3 meter.

“Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang disertai angin kencang serta kondisi tanah yang labil. Selain itu, adanya dapuran bambu di lokasi membuat tanah tidak sanggup menahan beban hingga akhirnya terjadi longsor,” ujar Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat, dalam laporan resminya Kamis (16/10) malam.

Baca juga:  Keluarga Besar PEPABRI Kota Sukabumi Gelar Pertemuan Pererat Silaturahmi

Sebagian material longsoran dilaporkan menutupi aliran sungai di sekitar lokasi. Namun demikian, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan akibat peristiwa ini.

Setelah menerima laporan pada pukul 17.38 WIB, tim BPBD Kota Sukabumi langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan melakukan pengecekan serta asesmen lapangan sekitar pukul 18.09 WIB.

Baca juga:  Jalan Tertimbun Longsor di Ciemas Kembali Normal, Camat Apresiasi Gerak Cepat Tim Gabungan

Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini meliputi BPBD Kota Sukabumi dan Ketua RT 03 RW 11 Kelurahan Cisarua. Tim BPBD juga telah melakukan pemasangan rambu peringatan di lokasi kejadian.

Menurut penuturan Ketua RT setempat, longsor tersebut tidak memerlukan penanganan atau evakuasi lebih lanjut karena kondisi dinilai aman dan stabil.

Baca juga:  Aksi Massa GMBN Sempat Memanas, Pagar PN Sukabumi Rusak

Kepala Regu 2 BPBD Kota Sukabumi, Maswan, S.IP, bersama anggota Prasetyo Nursidiq, M. Ravi Suryadi, dan Fajar Harfriawan, turut melakukan asesmen di lokasi. Laporan akhir diterima pada pukul 20.32 WIB oleh Sam’an Halomoan Lubis (Admin Regu Dua PB 39).

BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana tanah longsor, terutama di wilayah yang memiliki kontur tanah curam dan berdekatan dengan aliran sungai.

Pos terkait