LINGKARPENA.ID | Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra Saputra, S.H., M.Si., kembali turun dan pimpin langsung proses evakuasi longsor susulan di Kampung Cimapag, RT 03/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan,Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu ( 28/12/2024).
Akibat guyuran hujan di wilayah Kecamatan Simpenan, memicu terjadinya longsor susulan pada, Jumat 27/12/2024 sekira pukul 23.00 WIB dan menyebabkan bahu Jalan Nasional ruas Bagbagan – Kiaradua kembali tertutup material longsor.
Akses jalan penghubungkan Palabuhanratu dengan Pajampangan ini kembali terjadi longsor susulan sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Letkol Kav Andhi Ardana menegaskan, akibat peristiwa longsor susulan ia bersyukur tidak ada korban luka maupun jiwa.
“Kami bersama pihak PUPR terus berupaya mengevakuasi material longsor dengan mengerahkan empat alat berat. Diharapkan akses jalan dapat kembali normal pada sore hari, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Dandim.
Selain memimpin evakuasi, Dandim juga memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan serta mengevaluasi dampak bencana tersebut. Upaya intensif dilakukan untuk segera memulihkan arus lalu lintas di wilayah Palabuhanratu-Pajampangan.
Kegigihan dan kesigapan Damdin 0622/Kabupaten Sukabumi dalam melakukan penanganan dan memimpin langsung evakuasi tersebut mendapat apresiasi warga pengguna jalan yang berada dilokasi longsor.
Selain warga pengguna jalan, sejumlah awak media yang hadir melakukan peliputan di lokasi bencana pun sama mengapresiasi kegigihan Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, yang bahu membahu dengan petugas BPBD, agar ruas jalan tersebut bisa difungsikan kembali.






