Warga Tionghoa Ditemukan Tewas Gantung Diri di PCP Kota Sukabumi

Tim Inafis Polres Sukabumi Kota bersama jajaran Polsek Cibeureum saat identifikasi korban di rumahnya.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Seorang pria lanjut usia (Lansia) bernama Tjoe Man Thay (78) ditemukan tewas Gantung diri (Gandir)di rumahnya di Perum Puri Cibereum Permai Jalan Arjuna, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, Kamis, 21 Desember 2023 siang.

Kapolsek Cibereum, Polres Sukabumi Kota, AKP Suwaji mengatakan, korban diketahui sekira pukul 11.00 WIB siang.

Berawal Lat Tjat Tay Kaka kandung korban hendak berkunjung ke rumah Adiknya tersebut. Namun saat tiba di rumah korban pintu rumah dalam keadaan tidak terkunci.

Baca juga:  Wali Kota Sukabumi, Buka Pelatihan Bagi Anggota Koperasi

“Lalu Kakak korban pun memanggil Adiknya itu namun, tidak ada jawaban. Ketika masuk ke dalam rumah Tjoe Man Thay dilihatnya sudah tergantung di pintu dapur rumahnya,” kata Suwaji dalam ketrangannya kepada awak media.

Lanjut dia, setalah kakak korban melihat Adiknya tergantung ia pun kaget lalu menghubungi keluarga lainnya. Tak selang berapa lama datang Muksin Sopian lalu membantu menghubungi pengurus RT/RW setempat hingga ke Polsek Cibereum dan INAFIS Polres Sukabumi Kota.

Baca juga:  Babinsa Cikundul Kawal Pembagian Banprov Jabar

“Jadi korban ini tergantung di Pintu belakang rumahnya setinggi ± 3,8 meter di ujung kusen dan ke badan korban sebelah kanan + 30 cm. Korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali tambang Plastik warna biru,” jelasnya.

Dijelaskan AKP Suwaji, menurut keterangan keluarga Almarhum, korban tinggal sendiri dan belum pernah menikah serta tidak mempunyai keluarga. Selain itu korban pernah mengeluh karena mempunyai penyakit stroke mata.

Baca juga:  Sinergitas Dua Institusi di Kota Sukabumi Gelar Apel Gabungan

“Jadi karena tidak ada yang mengurus korban merasa putus asa serta depresi sampai mengakhiri hidup dengan cara gantung diri,” terang Suwaji.

Perlu diketahui atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Namun untuk pemeriksaan dan dibawa ke kamar jenazah RSUD R Syamsudin SH, pihak keluarga menyanggupi.

“Ya hanya dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter Rumah Sakit,pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” pungkasnya.

Pos terkait