LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, melalui Kabid SDM dan Ekonomi Kreatif, Ujang Soleh Suryaman, mengungkapkan beberapa langkah yang telah dilakukan untuk memastikan kualitas destinasi wisata jelang HCS (Healthy Cities Summit) 2024.
Khususnya persiapan dalam program City Tour dimana terdapat tiga lokasi utama yang menjadi fokus dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi yakni Star Energy, Rumah Sakit Sekarwangi dan objek wisata Situ Gunung.
“Sebagai penanggung jawab, kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak rumah sakit dan Star Energy. Untuk Situ Gunung, yang memang berada di bawah tanggung jawab kami, beberapa langkah telah dilakukan,” ujar Ujang Soleh Suryaman, Rabu, (10/7).
Dinas Pariwisata sendiri, kata Ujang Soleh telah melibatkan berbagai stakeholder di objek wisata, termasuk mengadakan koordinasi dengan kecamatan, desa, dan pemilik warung. Kegiatan ini dilakukan dalam ajang Coffee Morning, bertujuan untuk membahas peran masing-masing dalam menjaga kebersihan dan sanitasi di destinasi wisata.
“Kami sudah mengundang semua pemilik destinasi wisata, baik yang dikelola pemerintah, swasta, maupun perorangan, untuk membahas upaya-upaya yang harus dilakukan terkait kebersihan dan sanitasi,” jelasnya.
“Ini penting untuk menjaga citra tempat wisata agar tetap resik dan sesuai dengan standar kabupaten/kota sehat,” tambahnya.
Ditegask Ujang Soleh, dalam upaya menjaga kebersihan dan kesiapan destinasi wisata, Dinas Pariwisata telah berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk rumah sakit dan puskesmas. Hal ini untuk memastikan bahwa jika terjadi kecelakaan atau ada pengunjung yang sakit, sudah ada sistem dan link yang siap untuk menangani.
“Kami juga fokus pada sarana seperti tempat sampah dan air bersih, serta cara pengelolaan yang baik,” terangnya.
“Harapannya, ini bisa diterapkan di semua destinasi wisata. Saat ini, kami telah mengundang 40 tempat wisata untuk fokus di wilayah selatan dan utara, terutama Palabuhanratu,” sambungnya.
Dengan langkah-langkah ini, Dinas Pariwisata berharap semua destinasi wisata di Sukabumi bisa memenuhi syarat sebagai pariwisata sehat, baik dari sisi lingkungan, pengelolaan, maupun kesiapan dalam menangani berbagai situasi darurat.
“Mudah-mudahan, upaya ini bisa menular ke tempat wisata lainnya karena Sukabumi memiliki banyak destinasi wisata yang perlu dikelola dengan baik,” pungkas Ujang Soleh Suryaman.






