LINGKARPENA.ID | Prestasi membanggakan kembali datang dari kalangan pelajar Kabupaten Sukabumi. Kali ini, dua siswa SMP Negeri 2 Cicurug berhasil menjadi bagian dari tim sepak bola Indonesia yang tampil di ajang Garuda International Cup dan sukses membawa pulang gelar juara.
Kedua pelajar tersebut yakni Muhammad Bachtiar Ramadan, siswa kelas 9D, dan Muhammad Fari Putra, siswa kelas 9F. Keduanya dipercaya memperkuat skuad Indonesia dalam kompetisi yang mempertemukan tim-tim dari sejumlah negara.
Perjalanan menuju podium juara tidak diraih dengan mudah. Tim Indonesia sempat mengawali kompetisi dengan hasil kurang menggembirakan setelah kalah 1-2 dari Pakistan.
Hasil tersebut justru menjadi pemantik semangat bagi para pemain untuk bangkit. Pada pertandingan berikutnya, Indonesia tampil lebih percaya diri dan berhasil menundukkan China dengan skor tipis 1-0.
Tantangan semakin berat ketika Indonesia melangkah ke babak delapan besar dan harus menghadapi Singapura. Pertandingan berlangsung ketat hingga kedua tim bermain imbang 1-1. Penentuan pemenang akhirnya dilakukan melalui adu penalti dan Indonesia keluar sebagai pemenang.
Mental juara kembali diuji pada partai puncak. Berhadapan dengan Malaysia, skuad Indonesia mampu menjaga konsentrasi hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.
Gelar tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 2 Cicurug. Pasalnya, dua peserta didiknya ikut ambil bagian dalam perjuangan tim Indonesia hingga berhasil menjadi yang terbaik.
Tak hanya dari cabang sepak bola, prestasi juga datang dari bidang olahraga lainnya. Dzyra Aulia, siswi kelas 7 SMPN 2 Cicurug, berhasil meraih Juara 2 Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Kabupaten Sukabumi 2026.
Kepala SMPN 2 Cicurug, N. Emalia, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapatkan dukungan dan pembinaan secara konsisten.
Ia menyampaikan apresiasi kepada orang tua, tenaga pendidik, komite sekolah, serta seluruh siswa yang turut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang diikuti para pelajar.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak. Terima kasih kepada orang tua, guru, dan para pelajar yang terus memberikan dukungan,” ujar N. Emalia, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak seharusnya membuat para siswa cepat berpuas diri. Prestasi justru harus menjadi pijakan untuk terus belajar, menjaga sikap, serta mengembangkan kemampuan masing-masing.
Ia pun mengingatkan para siswa agar tetap rendah hati dan menjadikan keberhasilan sebagai motivasi untuk mengajak teman-temannya melakukan berbagai kegiatan yang positif.
“Semoga semakin semangat belajar dan berbakti kepada orang tua serta guru. Tidak boleh sombong atas raihan prestasi. Ajak teman-teman untuk bersama belajar dan menekuni bidang-bidang yang positif,” katanya.
Lebih lanjut, pihak sekolah berkomitmen melanjutkan pembinaan terhadap siswa yang memiliki potensi di bidang akademik maupun nonakademik. Sekolah bersama komite juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar talenta pelajar dapat terus dikembangkan.
Koordinasi tersebut, kata Emalia, akan dilakukan dengan dinas terkait, Ikatan Guru Olahraga (IGORA), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), maupun pihak lainnya yang memiliki perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda.
“Kami pihak sekolah bersama komite akan berupaya mendorong program pembinaan berkelanjutan terhadap pelajar yang berprestasi kepada dinas terkait, IGORA, KONI, agar prestasi mereka dapat lebih diperhatikan demi membawa harum Sukabumi Mubarakah sebagaimana visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi,” pungkasnya.
Capaian para pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat membuka ruang lebih luas bagi generasi muda Sukabumi untuk berprestasi, bahkan hingga membawa nama daerah dan Indonesia di tingkat internasional.






