Enam dari 7 Komplotan Pencuri Moge Dibekuk Kepolisian Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Jajaran kepolisian Polres Sukabumi berhasil mengamankan enam dari tujuh orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan khususnya kendaraan bermotor roda dua besar motor gede.

Informasi yang dihimpun aksi pencurian yang dilakukan para tersangka terjadi di kecamatan Bojonggenteng, kabupaten Sukabumi dengan para tersangka A (31), LA (42), E (36), M (32), A (29), dan S (22).

Ke enam para tersangka tersebut saat ini tengah diamankan jajaran kepolisian sementara satu orang berinisial M (36) masih dalam pencarian atau terdaftar dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sukabumi.

Baca juga:  Sekda Kabupaten Sukabumi, Lepas 114 Pegiat Olahraga Diajang Fornas VII Jabar

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dari laporan korban bernama Saepul Ridwan (24), warga Nyalindung, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/2) sekitar pukul 18.30 WIB di depan GOR HDN kampung Bojonggenteng.

Menurut Tony Prasetyo, Saepul Ridwan memarkirkan sepeda motornya di lokasi tersebut saat bermain bulu tangkis. Setelah selesai bermain sekitar pukul 20.30 WIB, dia mendapati motor telah hilang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojonggenteng, Polres Sukabumi.

Baca juga:  Strategi Jitu Polres Sukabumi untuk Pengamanan Pilkades Serentak 2023

“Kami menetapkan dua pelaku, A dan M, sebagai pelaku utama yang masih dalam DPO. Pelaku lainnya dianggap sebagai penadah dengan pasal yang dikenakan yaitu pasal 480,” ungkap Tony.

Dalam pengembangan kasus ini, polisi berhasil mengamankan satu unit motor Honda CBR sebagai barang bukti hasil curian. Tersangka A akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHPidana, yang melibatkan unsur pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Baca juga:  Pemdes Wangunreja Sukabumi Gelar Halal Bihalal

Tony menjelaskan bahwa para pelaku memiliki motif mencari keuntungan dan merupakan spesialis dalam mencuri kendaraan bermotor roda dua, terutama menggunakan kunci T. Mereka sudah pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.

“Pelaku beraksi dalam waktu sekitar 2 menit, memilih waktu yang sepi untuk mendekati motor target, menggunakan kunci T untuk merusak kunci kontak, dan berhasil membawa kabur kendaraan tersebut,” tambahnya.

Pos terkait