Forkopimcam Surade Turun Tangan, Klarifikasi Permasalahan Viral di Desa Sukatani

LINGKARPENA.ID | Forkopimcam Surade menghadiri pertemuan di Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (10/12/2025), untuk membahas sekaligus mengklarifikasi persoalan yang sempat viral di media sosial terkait insiden saat audiensi warga beberapa hari lalu.

 

Kepala Desa Sukatani, H. Sulaemansyah, menjelaskan bahwa perselisihan yang terjadi saat audiensi bersama warga pada Senin (1/12/2025) sebenarnya telah diselesaikan pada hari yang sama oleh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat.

 

“Memang sempat ada insiden saat audiensi hari itu, namun hari itu juga sudah diselesaikan oleh BPD dan tokoh masyarakat Sukatani yang hadir. Alhamdulillah situasinya langsung kembali kondusif,” ujarnya kepada lingkarpena.id.

 

Ia menambahkan, salah satu poin yang menjadi sorotan warga adalah kondisi jalan menuju Kampung Cikopeng. Namun pemdes sendiri sudah memulai penanganan jalan tersebut hanya belum menyentuh lokasi tersebut.

Baca juga:  Dandim 0607 Kota Sukabumi Hadiri Kirab Kedatangan Siswa Sekolah Inspektur Polisi

 

“Betul masalah jalan Cikopeng menjadi pembahasan. Namun kami pemdes juga sudah mulai melakukan penanganan. Hanya saja belum menyentuh titik yang dipermasalahkan” terang Kades Sulaemansyah.

 

Sementara itu, Camat Surade U. Suryana dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa isu kekisruhan yang masih beredar di media sosial sejatinya sudah tidak relevan, karena inti permasalahan telah tuntas.

 

“Sebenarnya kekisruhan yang hari ini masih beredar di medsos, setelah saya pelajari dan klarifikasi, permasalahan intinya sudah clear and clean,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan salah satu bagian yang sempat disorot, yaitu aksi Ketua Karang Taruna yang menepuk meja saat audiensi. Menurut hasil klarifikasi, tindakan itu dilakukan secara spontan untuk meredam situasi.

Baca juga:  Memasuki Ramadan, Para Orangtua Waspadai Anak Terlibat Tawuran Perang Sarung

 

“Ketika Ketua Karang Taruna sempat menepuk meja, itu menurut penjelasan beliau spontan karena mendengar massa yang mengeluarkan kata-kata kurang baik, sehingga ia bertindak untuk meredakan situasi,” jelas Camat Suryana.

 

Terkait tuntutan warga mengenai janji perbaikan jalan, pihak kecamatan memastikan bahwa pemerintah desa sudah mulai merealisasikan dengan mengangkut material perbaikan.

 

“Tuntutan masyarakat terhadap janji politik Pak Kades sudah disanggupi, dan hari ini sudah mulai mengangkut material batu pecah untuk memperbaiki jalan-jalan yang belum terselesaikan,” ujarnya.

 

Suryana juga menegaskan bahwa status jalan Cikopeng telah berubah sejak Maret 2025 menjadi jalan desa, yang membuka ruang intervensi dari PRKIM, kabupaten, maupun pemerintah desa.

Baca juga:  Kemunculan Macan Tutul Gegerkan Warga Tamanjaya Ciemas Sukabumi

 

“Dengan status jalan yang kini menjadi jalan desa, maka ke depan jalan Cikopeng akan menjadi salah satu prioritas usulan melalui musrenbangdes sesuai aturan,” ucapnya.

 

Di akhir penyampaiannya, Camat Surade mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka ruang komunikasi dan bekerja sama mendukung pembangunan desa.

 

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sepihak. Semua stakeholder harus terlibat. Kami dari kecamatan akan terus membina dan memberi arahan agar desa bisa melakukan hal-hal yang diinginkan masyarakat,” pungkasnya.

 

Pertemuan ditutup dengan penegasan bahwa seluruh pihak sepakat menjaga kondusivitas dan memastikan proses pembangunan Desa Sukatani berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan masyarakat.

Pos terkait