Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Yonif TP 331/Sanca Manggala di Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., mengunjungi Marshalling Area Yonif TP 331/Sanca Manggala Kodam III/Siliwangi di Komplek Asrama Haji Pusbangdai Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2026).

 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi sekaligus kesiapan prajurit Yonif TP 331/Sanca Manggala yang merupakan satuan baru.

 

Dalam kunjungan itu, Menhan didampingi sejumlah pejabat TNI dan Kementerian Pertahanan. Turut hadir Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., Sekjen Kemhan RI Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E., serta Kabulog Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., B.S., M.Tr. (Han.), unsur Kodam III/Siliwangi dan Korem 061/Surya Kencana, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ari Wibowo, S.Hub.Int., serta unsur Forkopimcam Cikembar dan tokoh agama.

Baca juga:  Kunker Penurunan Stunting di Sukabumi, Puan Maharani: 'Sayang Kepala Daerah Tak Hadir'

 

Setibanya di lokasi, rombongan Menhan disambut penghormatan jajaran kesatrian dan yel-yel prajurit. Setelah itu, Menhan menerima paparan mengenai kondisi satuan dan melakukan peninjauan terhadap barak sementara yang digunakan Yonif TP 331/Sanca Manggala.

 

Sekitar 450 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan Menhan kepada para prajurit di aula.

 

Dalam arahannya, Sjafrie menegaskan bahwa status sebagai Batalyon Teritorial tidak boleh mengurangi kemampuan dasar seorang prajurit TNI. Kemampuan keprajuritan dan tempur tetap harus menjadi bagian utama yang dikuasai setiap personel.

Baca juga:  Kunker Kementerian KKP ke Pemkab Sukabumi, Ini Hasilnya

 

Prajurit diminta terus mengasah kemampuan bela diri, menembak, taktik dan teknik bertempur, serta berbagai keterampilan lain yang menunjang pelaksanaan tugas.

 

Namun, karakter sebagai Batalyon Teritorial juga menuntut prajurit memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan prajurit di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan manfaat serta memberikan dampak positif di wilayah penugasan.

 

Menhan juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal. Kekompakan, persaudaraan, solidaritas dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh personel.

 

Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, lanjutnya, tidak cukup hanya dihafalkan atau disampaikan dalam kegiatan seremonial. Nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

“Jaga nama baik dan kehormatan Batalyon 331 sebagai Batalyon baru. Jangan melakukan tindakan yang dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap satuan,” tegas Sjafrie.

Baca juga:  Polsek Nyalindung Tertibkan 26 Knalpot Brong dalam Ops Pekat Lodaya 2026

 

Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan serta kontribusi yang telah dilakukan prajurit Yonif TP 331/Sanca Manggala. Pengabdian kepada masyarakat diharapkan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawab prajurit.

 

Menhan menekankan bahwa pengabdian kepada negara membutuhkan keikhlasan dan pengorbanan. Karena itu, seluruh prajurit diminta menjalankan tugas dengan profesional, disiplin, bertanggung jawab serta menjunjung tinggi kehormatan.

 

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat moril dan kesiapan personel Yonif TP 331/Sanca Manggala dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari TNI.

 

Di penghujung arahannya, Menhan kembali berpesan agar seluruh prajurit tetap menjaga semangat, kekompakan dan kedisiplinan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pos terkait