LINGKARPENA.ID | Akibat curah hujan tinggi di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, 29 Juni 2024, terjadi musibah di beberapa tempat. Di Kecamatan Ciemas, tanggul selokan irigasi tersier di Kampung Cikoang Jebol. Akibatnya areal pesawahan terendam dan 10 rumah warga terdampak.
P2BK Kecamatan Ciemas, Idrus, menjelaskan, akibat hujan selama 4 jam
<span;> menyebabkan jebolnya tanggul selokan irigasi tersier Cikoang, dengan panjang sekitar 6 meter dan tinggi 1 meter.
Sementara, di Kecamatan Jampang Tengah terjadi tanah longsor, lokasi sepanjang ruas jalan Provinsi Jampangtengah menuju Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
Lokasi terjadi tanah longsor tepatnya berada di Kampung Cidayang, Desa Bantaragung, dengan ukuran longsor memiliki panjang 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1 meter, di lokasi lain material longsor memiliki panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter. Sedangkan di lokasi ketiga, panjang longsoran mencapai 2 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter.
Bencana tanah longsor terjadi pula di Kampung Nagrok, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah.
Longsoran tanah dari tebing di Kampung Nagrok, panjang 20 meter, lebar 8 meter, dan tinggi 3 meter. Material longsor menutupi seluruh badan jalan provinsi dan akses jalan terganggu.
Hujan lebat yang terjadi mulai sekira pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.40 WIB, mengguyur kondisi tanah yang labil mengakibatkan longsornya tebing.
Dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka, namun satu unit rumah toko ( ruko ) milik warga sebagian tertimbun material longsoran.
Musibah yang terjadi akibat guyuran hujan ini terjadi pula di Desa Tegalega dan Neglasari, Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi.
Di Lengkong, banjir bandang melanda beberapa kampung yang ada di Desa Neglasari, yakni Kampung Bojonghaur, Tegaldatar, Leuwi bengkok, Babakan bantarsari, dan Kampung Cigirang. Sementara di Desa Tegalega banjir terjadi di Kampung Cibogo.
Keterangan P2BK Kecamatan Lengkong menyebutkan, akibat musibah tersebut satu rumah di Kampung Cibogo terendam. Di Kampung Bojonghaur tiga rumah dan satu masjid terendam
Selanjutnya, di Kampung Babakan Bantarsari 1 rumah terendam, Kampung Leuwi bangkong 3 rumah terendam, Kampung Tegal datar 2 jembatan terbawa arus air sungai, dan di Kampung Cigirang 1 jembatan terbawa arus sungai.
Sementara, akibat musibah tersebut 10 orang dievakuasi dan 8 rumah, 1 sarana ibadah, dan tiga jembatan penghubung terdampak.
Banjir terjadi pula di Kampung Ciniti Cikaso, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung. Musibah banjir ini akibat luapan air dari Sungai Cikaso, dan merendam beberapa rumah warga yang ada disekitar jembatan Cikaso.






