Hujan Deras, Rumah Warga Ciemas Sukabumi Ambruk

Kondisi rumah Isoh di Mekarjaya Ciemas Sukabumi pasca ambruk pada Sabtu 20 Januari 2024.| Foto: P2BK

LINGKARPENA.ID | Sebuah bangunan rumah di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi ambruk pada Sabtu, 20 Januari 2024. Peristiwa ambruknya rumah tersebut terjadi sekitar pukul 03:00 WIB waktu setempat.

Diketahui berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus dalam keterangannya, bencana ambruknya rumah warga terdapat di Kampung Pasir Angin RT 07/03 Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas.

Hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut membuat rumah milik Isoh Nurhasanah (54) menyebabkan dinding rumah dan ruang tamu milik Isoh tersebut roboh atau ambruk.

Baca juga:  Tewasnya Pelajar SMK di Cibadak, Polisi Bekuk 7 Pelaku 3 Diantaranya Alumni

“Bangunan yang ambruk itu dengan ukuran panjang 7 meter dengan lebar 5 meter. Dinding bagian depan ruang tamu. Rumah itu dihuni dua orang,” jelas Idrus dalam laporannya yang diterima Lingkarpena.id Sabtu, 20 Januari 2024.

Petugas BPBD dan unsur Muspika Kecamatan Ciemas serta relawan lainnya setelah mendapatkan informasi langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat serta langsung melakukan asessment ke lokasi kejadian.

Baca juga:  Pada Rapat Bulanan, Bupati Marwan Minta Kepala OPD Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

“Bu Isoh ini merupakan Janda atau cerai mati. Namun dalam status Kependudukannya dia masih tercatat satatus kawin belum cerai. Iya belum dilakukan perubahan status katanya,” tambah Idrus.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Saat kejadian Isoh bersama anaknya berada di dalam kamar dekat ruang keluarga.

Petugas secara bersama-sama dibantu warga setempat dan relawan serta unsur Muspika Kecamatan Ciemas melakukan evakuasi membersihkan puing-puing di lokasi bencana tersebut.

Baca juga:  Angin Kencang Porak Porandakan 1 Rumah di Nagrak Sukabumi

“Belum dilakukan perbaikan terhadap kondisi rumah Mak Isoh, mengingat bahan pndukung tidak tersedia. Kerugian materi akibat bencana ambruknya rumah ini sekitar Rp 25.000.000.- (Dua puluh lima juta rupiah,” terang Idrus.

Petugas yang hadir usai melakukan evakuasi puing-puing juga memberikan himbauan terhadap masyarakat lainnya agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem akhir-akhir ini.**

Pos terkait