LINGKARPENA.ID | Pasca musibah banjir yang melanda di sejumlah titik, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi terus melakukan koordinasi dan antisipasi terkait penanganan di beberapa akses ke titik vital objek wisata yang terkena musibah.
Menurut Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Hafidz, apa yang dilkukan pihaknya sudah sejalan dengan surat edaran dari Menteri Pariwisata dalam rangka mengatasi libur lebaran.
“Kita sudah sejalan dengan surat edaran dari ibu mentri pariwisata, yah dalam rangka menghadapi libur lebaran,” ujarnya kepada Lingkarpena.id.
Sementara, lanjut Hafidz, pasca musibah di Kabupaten Sukabumi tersebut dirinya berharap kedepan dalam jangka pendek bisa melaksanakan recovery wisata di Sukabumi secepatnya. Adapun, untuk jangka panjangnya, Kabupaten Sukabumi diharapkan Mempunyai indikator kinerja utama di sektor pariwisata.
“Kiya recovery, kita berharap kedepan bisa meningkatkan kunjungan pariwisata di Kabupaten Sukabumi yang terimplikasi pada meningkatnya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di sektor wisata dan akhirnya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi,” bebernya.
Sementara ini, kata Hafidz, pihaknya akan melakuakan himbauan atau anjuran kepada wisatawan dan pelaku industri pariwisata untuk mencipatakan kondisi wisata yang aman, nyaman dan kondusif. Tentunya kondisi dimana wisatawan tersebut aman secara fisik kemudian juga nyaman secara emosional.
“Tahun ini pertama kita akan membuat himbawan atau anjuran kepada wisatawan untuk menciptakan kondisi wisata yang aman, nyaman dan kondusif terutama dalam kondisi cuaca ekstrim ini,” pungkasnya.






