Intip Peluang Usaha Ternak Kutu Air di Palabuhanratu Sukabumi

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Ikan cupang di masa pandemi Covid-19 ini mendadak populer dan menjadi peluang menghasilkan pundi-pundi rupiah yang cukup menjanjikan. Termasuk pakan ikan, misalnya kutu air atau kutir.

Seperti di wilayah Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, kutu air banyak diburu penghobi pemelihara ikan cupang. Hal itu menjadi peluang bisnis yang menguntungkan di masa pandemi Covid-19 dan layak untuk dikembangkan.

Hendrik, peternak ikan cupang sekaligus peternak kutu air warga Palabuhanratu mengambil peluang itu menjadi ladang bisnis. Apalagi menurutnya permintaan kutir setiap hari semakin meningkat, karena pecinta ikan cupang atau yang sering disebut ikan laga pun semakin banyak.

Baca juga:  Bupati Marwan Buka Sukabumi Expo 2022

Baca juga: Cerita Peternak Ikan Cupang, Omset Capai Rp15 Juta Perbulan

Baca juga: Ikan Cupang, Alternatif Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

“Awalnya beternak kutu air ini hanya untuk kebutuhan usaha ternak ikan cupang saya saja. Tetapi kalau ada lebihnya baru saya menjualnya,” ungkapnya kepada Lingkarpena.id, Sabtu (12/12/2020).

Selain kutu air, lanjutnya, kebutuhan untuk Cacing Sutra (Casut) sangat tinggi. Bahkan stoknya selalu habis dalam waktu yang relatif singkat. “Dari 50 kantong plastik cacing sutra siap jual, bisa habis dalam waktu hanya tiga jam saja,” singkatnya.

Baca juga:  Peringati Hari Pers Nasional 2023, Ini Pesan Ketua PWI Kabupaten Sukabumi

Menurut dia, tingginya kebutuhan kutu air serta cacing sutra ini tidak dapat dipenuhi, sehingga ternak binatang yang menjadi pakan alami bagi ikan laga ini dapat menjadi pilihan usaha yang potensial apabila digeluti secara serius.

Baca juga: Budidaya Jamur Tiram, Usaha Alternatif di Masa Pandemi

Baca juga: UMKM Desa Sukamaju Kembangkan Sektor Perikananan Konsumsi

Baca juga:  Ponpes Baiti Jannati Cikundul Sediakan Makanan Gratis di Dapur Umat

“Di Palabuhanratu, satu kantong kecil kutu air dihargai Rp10 ribu, sementara untuk cacing sutra Rp20 ribu per kantong plastik dalam ukuran sedang,” jelasnya.

Sementara itu sambung dia, jumlah peternak ikan cupang di Palabuharatu dan sekitarnya diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang, sehingga kebutuhan pakan untuk peternak ini sangat banyak.

“Tentunya jumlah tersebut menjadi potensi yang baik untuk meningkatkan perekonomian, terlebih di saat pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Reporter : Wafik Hidayat
Redaktur : Garis Nurbogarullah

Pos terkait