Bencana pergeseran tanah di Sagaranten, 7 rumah rusak berat, Rabu (03/11). [Foto: Jenal M]

Jalan 500 Meter Terputus dan Tanah Anjlok di Sagaranten Sukabumi, 7 Rumah Rusak Berat

KABUPATEN SUKABUMI PERISTIWA

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Sepanjang 500 meter tanah anjlok di Kampung Cikadu RT 02/04 Desa Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Bencana anjloknya tanah di Cibaregbeg terjadi pada 02 November 2021 kemarin sekitar pukul 17:30 WIB sore.

Selain di Kampung Cikadu bencana juga terjadi di Kampung Talaga Hurang RT 02/04 masih desa yang sama. Dampak dari bencana yang terjadi sedikitnya 7 rumah warga mengalami rusak berat atas anjloknya tanah di Cibaregbeg itu.

Baca juga:  Longsor di Bantaran Sungai Cicatih Cicurug, Dua Rumah Warga Terancam

Sepanjang 500 meter jalan desa terputus akibat gerusan air yang disebabkan oleh hujan deras di kawasan itu. Akibatnya aktivitas warga yang menggunakan jalan tersebut terhenti karena jalan tidak bisa dilalui.

“Tanah anjlok akibat guyuran hujan terus menerus dan kontur tanah yang labil. Akibatnya 7 rumah mengalami rusak berat akibat pergeseran tanah itu,” ucap P2BK Jenal Mitakin kepada lingkarpena.id, Rabu (03/11) siang.

Baca juga:  Puluhan Meter Tanah Anjlok Mengancam Rumah dan Lahan Warga di Tiga Desa di Kecamatan Nagrak Sukabumi

Rumah warga yang mengalami rusak antara lain, Rumah milik Niryadin, Orang, Neneng, Rosid, Hamid, Alan dan H Pupun, jumlah itu merupakan warga Kampung Cikadu.

Sementara rumah warga lainnya yang di Kampung Talaga Hurang diantaranya, rumah Jahidin dan rumah Rian Hidayat.

Selain jalan dan rumah bencana juga menyebabkan lahan pertanian warga rusak. Petugas penanggulangan bencana kecamatan bersama unsur muspika segera melakukan asesmen dan kaji cepat ke lokasi bencana.

“Petugas baru mendapatkan informasi pada pagi tadi sekitar pukul 08:00 WIB. Atas bencana yang terjadi, kerusakan dan kerugian materi masih dalam pengkajian pihak terkait,” sambung Jenal.

Baca juga:  Akibat Korsleting Listrik 1 Rumah Terbakar di Bojonggenteng Sukabumi

 

Repoter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan