Kades Kompa: Tukang Gali Kubur dan Pemandi Jenazah Berangkat Umroh

Kepala Desa Kompa Kecamatan Parungkuda, Yuli, saat memberikan keterangan persnya.| Foto: Rudi Tanjung (cr)

LINGKARPENA.ID – Bak mendapat durian runtuh, dua orang yang berprofesi sebagai tukang gali kubur dan pemandi jenazah di Desa Kompa Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mendapat berkah umroh ke tanah suci.

Berkah perjalanan ke tanah suci tersebut ia dapatkan dari salah satu donatur yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kompa TERSEBUT.

Kepala Desa (Kades) Kompa, Yuli mengatakan, ini sebagai bentuk rejeki dan anugerah dari Allah SWT yang tak di duga-duga. sebelumnya, dua warga Kompa, Wawang dan Acit Abdul Majid ini mendapatkan panggilan untuk melaksanakan umroh ke tanah suci.

Baca juga:  Berniat Urus Surat Cerai, Janda Muda Asal Pabuaran Sukabumi Nyaris jadi Korban Pungli Oknum KUA

“Dua orang ini sudah lama mengabdi tampa pamrih. Mereka berprofesi sebagai penggali kubur dan pemandi jenazah dilingkungan warga. Dan keduanya terpilih setelah dilakukan seleksi dan evaluasi oleh pihak yang memberangkatkan,” ungkap Yuli, Rabu (18/05/2022) kepada awak media.

Lanjut yULI, selumnya Desa Kompa itu diberikan kuota untuk lima orang. Namun setelah dilakukan seleksi oleh yang memberangkatkan, terpilih dua orang yang ditunjuk untuk diberangkatkan.

Baca juga:  DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Pemilihan Duta GenRe: Bukan Hanya Menyuarakan Perubahan, Tapi Juga Menjadi Teladan

“Rencananya pada tanggal (18/05) ini mereka akan diberangkatkan. Dikabarkan kedua orang ini akan menuju kota Madinah terlebih dahulu,” kata kades.

Kades juga berharap, kedepan ada lagi warga Desa Kompa yang mendapat rejeki seperti ini. Tidak menutup kemungkinan donatur bisa dari warga desa Kompa.

“Mudah-mudahan perjalanan mereka menuju ke tanah suci sebagai tamu Allah SWT berjalan dengan lancar serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Baca juga:  Wisatawan Asal Cianjur Ditemukan Sat Polairud dan Tim SAR Gabungan Sudah Tak Bernyawa

Pos terkait