LINGKARPENA.ID | Kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal yang terjadi di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, mencapai ratusan korban.
Berdasarkan data diterima sebanyak 117 orang, warga Cikiwul Tonggoh dan Cikiwul Lebak, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, diduga keracunan makanan. Dampak dirasakan wsrga setelah mereka menyantap hidangan di acara syukuran warga.
Dijelaskan Kepala Desa Sekarwangi Abeng Baenuri, warganya sudah merasakan efek keracunan tersebut sejak hari Senin (3/6/2024) dan Selasa (4/6/2024).
Lebih lanjut kata Abeng, pada Minggu (2/6/2024) salah satu warga Cikiwul mengadakan syukuran. Warga masyarakat diundang serta diberi makanan. Namun setelah menyantap hidangan, warga mulai mengalami gejala seperti mual, muntah, buang air besar, hingga panas dingin.
“Jadi warga mulai merasakan efek makanan itu pada Selasa sore sekira pukul 18.00 WIB,” terangnya.
“Nah, sekira pukul 17.00 WIB kemarin banyak warga yang keracunan. Dari data terahir pada pukul 22.00 WIB ada 112 warga yang terkena,” kata Abeng
Lanjut Abeng, 112 korban itu tak semuanya dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak. Sebagian waega ada juga yang mendapat penanganan medis di posko Puskesmas, serta berangkat secara mandiri ke pusat kesehatan.
“Ada sisa makanan yang dijadikan sampel dan sudah dibawa sama pihak kepolisian. Ya mungkin untuk lakukan periksakan lab,” tutur Abeng.
Sementara Dr. Dini Desti Susanti, Kapus Sekarwangi mengatakan, data sementara dari jumlah pasien yang ditangani di Puskesmas Sekarwangi sebanyak 117 orang.
“Untuk pasien yang di rujuk ke RS Sekarwangi sejumlah 53 orang. Pasien yang sudah dikembalikan berjumlah 19 orang. Sementara yang ditangani di posko kesehatan 5 orang,” singkat Dini.
Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Rizal Perdana, membenarkan pihak RS sejak Selasa petang melayani pasien dengan keluhan yang hampir sama.
“Jumlah pasien keracunan hajatan di Cikiwul Sekarwangi yang masuk ke RS totalnya 52 orang Kang,” kata Rizal kepada awak media.
Saat ini, kata Rizal, kebanyakan pasien sudah pulang ke rumahnya, tinggal 37 orang yang masih menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak.






