LINGKARPENA.ID – Pasca gempa bumi yang berkekuatan 6.6 skala richter pada 17 Januari 2022 lalu, sebuah rumah milik warga Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi ambruk pada Jumat (21/01/2022).
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 04:00 WIB menjelang subuh. Insiden terjadi ambruk rumah warga terdapat di Kampung Cimapag RT 04/05 Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Ciemas, bermula dari kejadian gempa pada hari jum’at 14 Januari 2022 lalu. Rumah permanen milik Mahrodin, dengan ukuran Luas 4,5 meter dengan Panjang 7 meter mengalami kerusakan dengan status rusak ringan dan masih bisa dihuni.
“Iya, ini berawal kejadian gempa bumi yang terjadi tempo hari terjadi keretakan ringan. Namun setelah adanya gempa susulan bangunan menjadi roboh,” ujar P2BK Ciemas, Idrus Stansyah, sesuai laporan yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi.
Dengan adanya kejadian gempa susulan pada 17 Januari 2022 kemarin membuat sebagian bangunan roboh. Kondisi rumah saat itu terdapat rusak berat dan sangat membahayakan keselamatan penghuni rumah.
“Nah pada Jumat 21 Januari 2022 tadi rumah tersebut ambruk total. Kami segera melakukan asesmen dengan dibantu relawan warga setempat. Secara gotong-royong warga membersihkan puing-puing bangunan yang masih tersisa demi keselamatan penghuni rumah. Saat ini penghuni rumah sudah diungsikan ke rumah saudara terdekat,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut sejak dari awal kejadian, pemilik rumah sudah diungsikan. Kerugian atas peristiwa itu masih dalam perhitungan pihak pemerintah setempat.(***)
Reporter: Fitra Yusi S
Redaktur: Akoy Khoerudin






