Semarak HUT ke-81 PMI, PMR Wilayah Selatan Sukabumi Asah Keterampilan dan Jiwa Kemanusiaan

LINGKARPENA.ID | Semangat kemanusiaan mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) tahun 2026. Sebanyak ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira dari wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) di Kampung Neglasari, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade.

 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026, tersebut menjadi ruang bagi para anggota PMR untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas, keterampilan, kreativitas, dan kepedulian sosial.

 

Latgab diikuti peserta dari 27 sekolah tingkat SLTP dan SLTA, dengan komposisi 16 anggota PMR Madya dan 11 anggota PMR Wira.

 

Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam Surade, perwakilan PMI Kabupaten Sukabumi, Ketua PGRI Kecamatan Surade, para kepala UPT/UPTD, kepala desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

 

Camat Surade, Usep Supelita, mengapresiasi pelaksanaan Latgab PMR tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena tidak hanya memberikan pengalaman kepada peserta, tetapi juga membentuk sikap disiplin dan kepedulian terhadap sesama.

 

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta tetap mengutamakan keselamatan.

Baca juga:  Data Desil Dipertanyakan, Warga Sukabumi Mengaku “Dimiskinkan oleh Sistem”

 

“Jaga keselamatan selama mengikuti kegiatan. Ikuti seluruh rangkaian dengan sebaik-baiknya dan manfaatkan kegiatan ini untuk menambah pengalaman serta keterampilan,” ujar Usep.

 

Sementara itu, mewakili Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Ahmad Fiqri menilai latihan gabungan PMR perlu dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari proses peningkatan kapasitas generasi muda yang dipersiapkan menjadi relawan kemanusiaan.

 

Menurutnya, anggota PMR diharapkan mampu menjadi bagian dari garda terdepan dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, mulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga dan sekolah hingga masyarakat di wilayah masing-masing.

 

“Kegiatan latihan gabungan PMR Wira Madya ini memang harus rutin dilakukan untuk meningkatkan kapasitas mereka sebagai relawan di lapangan nantinya,” kata Ahmad.

 

Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat membentuk anggota PMR yang memiliki kepekaan sosial dan kemampuan untuk membantu masyarakat ketika dibutuhkan.

 

“PMR diharapkan menjadi garda terdepan bagi kemanusiaan di wilayahnya masing-masing. Paling kecil tentunya di keluarga, kemudian di sekolah dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

 

Ahmad berharap Latgab tersebut dapat menjadi momentum bagi peserta untuk saling belajar dan bertukar pengalaman sehingga kualitas kepalangmerahan dan nilai kemanusiaan di kalangan remaja semakin kuat.

Baca juga:  Sekda Tandatangani Berita Acara dan Naskah Hibah Barang Milik Negara Kementerian ESDM, Ini Poinnya

 

“Mudah-mudahan dari latihan gabungan ini mereka bersama-sama dapat meningkatkan kapasitas, mendapatkan pengalaman baru, hingga meningkatkan mutu kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan di daerahnya masing-masing,” tuturnya.

 

Ketua Pelaksana Latgab, Yosep Rustandi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang pertemuan antaranggota PMR, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemampuan dan karakter.

 

Selama tiga hari, peserta mendapatkan workshop kepalangmerahan dengan pemateri dari PMI Kabupaten Sukabumi. Selain pembekalan teori, peserta juga mengikuti berbagai perlombaan yang menguji keterampilan, kreativitas, kekompakan, hingga keberanian.

 

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PMR. Karena itu, berbagai materi dan kegiatan sudah kami siapkan selama tiga hari,” kata Yosep.

 

Terdapat tujuh perlombaan yang digelar, yakni Pertolongan Pertama (PP), Lomba Keterampilan Tanggap Darurat (LKTD), paduan suara, traveling, PMR Pintar, pentas seni, serta Mojang Jajaka (Moka).

 

Menurut Yosep, rangkaian perlombaan tersebut dikemas secara edukatif dan kompetitif agar peserta dapat mengembangkan potensi sekaligus belajar bekerja sama dalam sebuah tim.

Baca juga:  BPBD Kabupaten Sukabumi Laporkan Situasi Kondusif, Tidak Ada Kejadian Bencana per 13 November 2025

 

“Kami berharap peserta tidak hanya mengejar prestasi dari perlombaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman, membangun kekompakan, disiplin, kepedulian, dan semangat kemanusiaan,” jelasnya.

 

Dalam Latgab tersebut, peserta juga berkesempatan memperebutkan piala bergilir PMI Kabupaten Sukabumi dan PMI Kecamatan Surade.

 

Yosep berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan bagi PMR di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi.

 

“PMR merupakan wadah pembinaan generasi muda. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan sejak dini, serta melahirkan anggota PMR yang terampil, tanggap dan siap membantu sesama,” pungkasnya.

 

Latihan gabungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak HUT ke-81 PMI, dengan menempatkan generasi muda sebagai salah satu bagian penting dalam keberlanjutan gerakan kepalangmerahan dan kemanusiaan di Kabupaten Sukabumi.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 3–5 pilihan judul yang lebih khas gaya berita Lingkarpena.id, misalnya dengan angle generasi muda, relawan kemanusiaan, atau semarak HUT PMI.

 

Pos terkait