Teladani Mama Ansor, Keluarga dan Alumni Gelar Pengobatan Gratis

Pondok Pesantrean Al-Anshoriyyah, Kecamatan Ciracap saat menggelar pengobatan gratis

LINGKARPENA.ID | Acara Haul ke-17 Almarhum Almaghfurlah Mama Ansor  Bin Sanusi dan Almarhumah Ibu Kulsum bin H. Muhtadin berlangsung cukup meriah dan khidmat. Acara ini digelar di Komplek Pesantren Al-Anshoriyyah Desa Ciracap Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi (21/07/2023).

Menurut Perwakilan Keluarga Besar Almarhum & Almarhumah, Kyai Yahya Ansori, acara Haul ini sebagai bentuk tanda ingat dan cinta keluarga, alumni, juga orang-orang terdekat terhadap keluarganya yang telah berpulang ke Rahmatullah.

“Tanda cintanya membantu dengan mengirimkan do’a dan shodaqoh yang dikerjakan oleh manusia yang masih hidup, khususnya keluarga dan orang terdekat yang diniatkan khusus untuk almarhum dan almarhumah”, katanya

Baca juga:  Warga Desa Neglasari Cairkan BST Tahap Ke 5-6 Rp 600 Ribu

Kyai Yahya juga menambahkan, dengan mengutip pendapat Imam Ahmad Bin Hambal, tentang fase alam kehidupan manusia.

“Ada alam Dunia, alam Barzah dan Alam Akhirat. Di Dunia kita dituntut untuk beribadah kepada Allah SWT dan menjauhi larangannya. Alam Barzah kewajiban ini tidak dituntut lagi, tapi bisa menikmati apa yang diperbuat oleh manusia di muka bumi untuknya,” tuturnya.

Baca juga:  Longsor Tutup Sebagian Ruas Jalan di Simpenan Sukabumi 

Serangkaian acara yang digelar selain Tabligh Akbar, Yasinan, tahlilan, ziarah kubur serta Pembacaan Shalawat Nabi. Juga Pengobatan Masal Kepada warga Masyarakat disekitar secara cuma-cuma.

Hasbi Raudul Ulum, salah satu cucu Mama Ansor menyampaikan bahwa bentuk nyata dari cinta kasih dan mengingat jasa Almarhum, harus sampai pada gerakan sosial yang nyata ditengah masyarakat.

“Kami menggelar pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar, sebagai ungkapan cinta kasih yang sering dicontohkan mama,” ucap Hasbi.

Baca juga:  Perintah Kasad, Dandim 0622 Sambangi Sandi Satrio Penyandang 'Pneumonia' di Ciracap

Pemuda yang akrab disapa apeng ini juga menambahkan, pihaknya telah membagikan 250 kupon pengobatan gratis kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Nantinya, kupon itu harus dibawa saat akan diperiksa, agar tertib, mengingat tempat untuk melaksanakan pengobatan juga terbatas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tak kurang 500 jema’ah hadir berdatangan, baik dari unsur tokoh agama, tokoh pemerintah, tokoh masyarakat, para santri pondok pesantren, anak-anak yatim, jama’ah majlis ta’lim dan masyarakat umum.

Pos terkait