Tiga Pelaku Aborsi Diringkus Polisi

Tiga pelaku aborsi di Curugkembar tak berdaya saat dihadapan Polisi, ketiganya terancam 10 tahun penjara.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Tiga pelaku aborsi beberapa pekan lalu yang mengegerkan warga Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi dibekuk polisi. Ketiganya tak berdaya saat diringkus satuan reserse kriminal Polres Sukabumi.

Dalam konferensi pers yang digelar Polres Sukabumi pada Rabu (23/3/2022) Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah menyebutkan, ketiga pelaku merupakan SF (23), FI (25) dan N (39). Kini ketiganya sudah ditahan polisi.

Baca juga:  Polsek Surade Akan Gelar Razia Petasan Agar Kondusif

Menurut Dedy, tersangka SF merupakan ibu kandung dari sang bayi dan melakukan perbuatan tersebut lantaran malu. Diketahui janin yang digugurkan merupakan hasil dari hubungan gelapnya dengan FI.

“Kedua pasangan ini berusaha menggugurkan kandungannya dengan meminta bantuan N. Kemudian N memberikan obat penggugur kandungan kepada SF. Akhirnya janin di dalam kandungan keluar dengan sendirinya,” kata Dedy dihadapan media Rabu, (23/03/2022) di Palabuhanratu.

Baca juga:  Ratusan Miras Terjaring Razia Pekat Polsek Jampangkulon

Lanjut Kapolres bayi itu berhasil keluar dalam keadaan sudah meninggal dunia. Kemudian FI menguburkan bayi hasil hungungan gelap tersebut.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku sudah melanggar Undang-undang Nomor 80 ayat 3, 4, Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu RI Nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang Jo pasal 76c UU RI 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling lama 15 tahun di tambah 1/3.

Pos terkait