Tim SAR Gabungan Pencarian Korban Hanyut di Sukabumi, Hari Ke-3: Belum Ada Titik Terang

LINGKARPENA.ID – Tim SAR gabungan kembali diterjunkan guna melakukan pencarian korban hanyut arus Sungai Cibubuay Sagaranten pada tiga hari kemarin. Pencarian korban hari ke-2 pada Rabu (22/12/21) masih belum membuahkan hasil.

SAR gabungan pada hari ketiga ini tim pencarian di bagi menjadi dua titik. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pencarian korban hanyut pada hari ketiga ini.

Sebelum beraksi tim SAR gabungan di awali apel dan briefing bersama dengan hadirnya Kapolsek Sagaranten, Danramil 0622-11 Sagaranten, Sekmat Sagaranten serta Karang Taruna Kecamatan. Dalam pelaksanaannya nanti Tim SAR melibatkan potensi SAR yang ada yaitu PMI Kabupaten Sukabumi, P2BK Sagaranten, Sat Pol PP, Karangtaruna Desa Curugluhur dan Mekarsari, RAPI lokal 05 dan 08 Sukabumi serta warga sekitar.

Baca juga:  Kebakaran Gudang Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Hanguskan Rumah dan Mobil

Dijelaskan oleh Sekmat Sagaranten Ridwan Tim SAR dalam pencarian menggunakan prosedur SAR dimana para potensi SAR yang bergabung mengikuti protap SAR yang ditetapkan.

“Tim SAR dalam pencarian nanti menggunakan prosedur SAR dimana para potensi SAR yang bergabung mengikuti protap SAR yang sudah disepakati sebelum terjun ke pencarian,” jelas Ridwan.

Tim SAR gabungan dijelaskan kali ini melaksanakan pencarian secara virtual dimana menelusuri pinggiran sepanjang sungai Cikaso. Diharapkan dengan cara ini bisa mendapatkan titik terang tanda-tanda yang identik sesuai data korban.

Baca juga:  4 Warga Bekasi Alami Kecelakaan di Jalan Raya Palabuhanratu, 1 Meninggal di Tempat

Sementara dituturkan salah satu Anggota Karangtaruna Kecamatan Sagaranten Muhyadi, dirinya mengikuti pencarian virtual bersama Tim SAR gabungan dititik pertama dengan menyisir dari wilayah pertama korban hanyut hingga ke wilayah jembatan Gaul yang diperkirakan 700 meter.

“Saya kebetulan ikut pencarian virtual bersama Tim SAR gabungan dititik pertama. Tugas kami menyisir dari tempat kejadian pertama korban hanyut hingga titik wilayah Jembatan Gaul,” tutur Muhyadi.

Baca juga:  Kapolsek Sagaranten Terjun Langsung Berikan Bantuan Kepada Keluarga Korban Kebakaran

Semetara itu, Ketua Karangtaruna Desa Mekarsari Muksin menambahkan, ia ikut dalam penyisiran di titik kedua di bagian hilir. Tepatnya dari bagian Bendungan Tamaris.

“Saya bersama Tim gabungan lain ikut menyisir secara virtual dari hilir. Nah, dimana sebagai titik pencarian kedua di wilayah Bendungan Tamaris,” tambah Muksin.

Sampai berita ini di turunkan belum ada tanda-tanda ditemukannya keberadaan korban hanyut di alur Sungai Cibubuay tiga hari lalu.

 

 

 

 

Reporter: Aris Ram

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait