Tim SAR Gabungan Temukan 4 Korban Tenggelam di Pantai Selatan Sukabumi

Tim SAR gabungan saat evakuasi korban tenggelam ke daratan di salah satu Pantai di Kabupaten Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kerja keras tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian korban tenggelam wisatawan yang tergulung ombak akhirnya membuahkan hasil.

Empat korban yang dinyatakan hilang pada Ahad (23/4) kemarin berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin 24 April 2023. Keempat korban yang terseret ombak langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu.

“Hari ini saya telah mendapatkan laporan dari Kasat Polairud, melalui tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 4 orang korban yang dinyatakan hilang kemarin dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Kapolresta Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, dalam keterangan tertulisnya Senin, (24/04/2023).

Baca juga:  Puluhan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen, Warga Surade Sukabumi Keluhkan Saluran Irigasi Milik Pemprov Jabar

Menurutnya, empat korban tenggelam tersebut diantaranya; Pertama Edi Prayogo (25) laki-laki warga Kampung Cisande Hilir Rt 22/07 Desa Mekar Jaya Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. Kedua, Rejik bin Sumardi (7) pelajar laki-laki alamat Kampung Cikalapa Rt 01/03 Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.

Ketiga Rizki (14) pelajar yang berlamat di Kampung Babakan Banten Rt 02/09 Desa Sukasirna Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Dan Keempat, Dio Saputra (15) pelajar warga Kampung Tegal Panjang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  PJU Dibiarkan Padam, Warga Sukabumi Ancam Ganti Pakai Obor

“Keempat korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit Palabuhanratu untuk pemulasaraan jenzah dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” terang Maruly Pardede.

Pada kesempatan tersebut Kapolres juga mengatakan, turut prihatin dan ikut berbela sungkawa kepada para keluarga korban. Ia pun seraya menghimbau kepada warga masyarakat yang akan berwisata ke kawasan pantai di Palabuhanratu maupun pantai lainnya untuk selalu waspada dan berhati-hati pada saat bermain di pantai.

Baca juga:  Aparat Desa Hegarmanah Giatkan Doa dan Asmaul Husna Sebelum Beraktivitas

“Saya minta masyarakat untuk tidak berenang ke tengah atau di tempat yang berbahaya. Mohon patuhi himbauan dan arahan petugas kami di lapangan,” tegasnya.

Pos terkait