Trail Run Goalpara 2026, Strategi Sport Tourism Sukabumi Dongkrak Ekonomi Lokal

Kadispar Kab Sukabumi Ali Iskandar sedang berbicang dengan Manager Goalpara Tea Park, Mahesa. Sumber foto: [akun IG Dispar Kabupaten Sukabumi]

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan langkah menjadikan kawasan wisata berbasis alam sebagai penggerak ekonomi daerah. Salah satu yang kini mendapat perhatian serius adalah Goalpara Tea Park, yang diposisikan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sport tourism.

 

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, dalam sebuah forum dialog pariwisata di Pendopo Sukabumi. Dalam perbincangan bersama pengelola Goalpara, ia menegaskan bahwa kolaborasi ini dirancang bukan sekadar menghadirkan agenda tahunan, melainkan membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

 

“Goalpara tidak hanya kita dorong sebagai tempat wisata, tetapi sebagai pusat aktivitas yang mampu memberi dampak nyata bagi hotel, restoran, pelaku UMKM hingga transportasi lokal,” ujar Ali.

Baca juga:  Jelang Arus Mudik Lebaran, Satlantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Hal Ini?

 

Sebagai implementasi nyata, Trail Run Goalpara 2026 akan kembali digelar pada awal Mei mendatang, bertepatan menjelang Idul Adha. Ajang ini merupakan edisi ketiga, dengan target partisipasi antara 700 hingga 1.000 pelari dari berbagai wilayah di Indonesia.

 

Para peserta akan disuguhkan lintasan dengan jarak hingga 17 kilometer, melintasi hamparan kebun teh dengan panorama pegunungan yang memikat. Lanskap hijau dan kontur menantang diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas lari nasional.

 

Menurut Ali, penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih matang dan profesional. Selain peningkatan kualitas teknis lomba, event tersebut juga menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai mitra pendukung.

Baca juga:  Dispar Sukabumi Luncurkan Program MPLS 2025, Kenalkan Geopark Ciletuh ke Ribuan Pelajar

 

“Kami ingin menghadirkan pengalaman berlari yang berkelas sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah untuk naik level. Bahkan ada kesempatan bagi pelari berprestasi untuk mengikuti ajang marathon berskala internasional,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, sport tourism kini menjadi salah satu strategi nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Sukabumi dinilai memiliki peluang besar menjadi tuan rumah event olahraga berstandar nasional bahkan internasional.

 

Tak hanya berdampak pada citra daerah, kegiatan ini juga diproyeksikan meningkatkan tingkat hunian hotel, kunjungan ke pusat kuliner, serta transaksi UMKM di sekitar lokasi acara. Efek berantai inilah yang diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Upacara Hari Juang Kartika ke 77 Sekaligus Do'a Bersama

 

“Kita ingin setiap event menjadi momentum promosi sekaligus penguatan branding Sukabumi di tingkat nasional. Ini bukan sekadar lomba lari, tetapi gerakan bersama membangkitkan ekonomi lokal,” tegas Ali.

 

Ia pun mengajak masyarakat dan komunitas lari untuk berpartisipasi serta mempersiapkan diri sejak dini. Pemerintah optimistis, melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha, Goalpara akan semakin dikenal sebagai destinasi unggulan berbasis pengalaman.

 

“Insya Allah kita bertemu di Goalpara pada awal Mei 2026. Mari sukseskan bersama dan jadikan ini kebanggaan Sukabumi,” pungkasnya.(adv)

Pos terkait