LINGKARPENA.ID – Sidang Paripurna DPDR Kota Bekasi yang digelar pada Kamis 25 Nopember 2021 siang tadi dikagetkan dengan kejadian. Salah satu anggota Fraksi Gerindra, Mustofa, mendadak sesak nafas di tengah proses sidang Paripurna.
Diduga kuat wakil rakyat ini mengalami serangan jantung. Peristiwa itu terjadi selepas ia mengajukan interupsi soal persidangan Paripurna yang menyita waktu atau molor.
Berdasarkan pantauan di lapangan, dewan asal daerah pemilihan Dapil I Bekasi Timur dan Bekasi Selatan itu mendadak sesak napas selepas mengajukan interupsi.
Saat itu sedang berlangsung sidang Paripurna dengan agenda pembahasan KUA-PPAS. Seketika saja, mantan politisi PBB langsung memperoleh pertolongan. Sangat kebetulan, saat itu Direktur RSUD Kota Bekasi, sedang mengikuti di dalam rapat Paripurna.
“Pak Mustofa sudah diberikan pertolongan pertama dengan menggunakan tabung oksigen. Kemudian langsung dilarikan ke RS Mitra Keluarga Bekasi Timur untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut,” ujar Magdalena, tenaga ahli DPRD Kota Bekasi kepada awak media.
Menurut Magdalena, saat Mustofa masuk dalam mobil ambulan masih terlihat sadar. Diyakini anggota dewan dari fraksi Gerindra itu, kena serangan jantung saat proses sidang paripurna berjalan. Sebelumnya dia meminta izin keluar sidang dan beristirahat di ruang Fraksi PDI Perjuangan.
“Tadi dia sempat izin keluar ruangan sidang. Saya lihat duduk dan minum teh di ruangan Fraksi PDI Perjuangan. Namun tiba-tiba sesak napas dan badannya kaku. Saya langsung minta bantuan yang lain,” terang Lena di halaman parkir DPRD Kota Bekasi.
Reporter: Indra Lesmana
Redaktur: Akoy Khoerudin






