Wabup Iyos Bersama Bappelitbangda Tegaskan Peran Phentahelix dalam Percepatan Penurunan Stunting di Sukabumi

Wakil Bupati Suabumi Iyos Somantri saat menghadiri FGD Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (Roasting) di Ruang Dahlia BKPSDM Jalan Raya Cikukulu Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (22/2/2023).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri menghadiri acara Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (Roasting). Acara tersebut digelar di Ruang Dahlia BKPSDM Jalan Raya Cikukulu Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (22/02/2023).

Kepala Bapelitbangda, Asep Abdul Wasit, menjelaskan bahwa tujuan Roasting adalah memperkuat komitmen bersama dan upaya percepatan penurunan stunting serta mencegah munculnya kasus stunting baru (zero new stunting ) di Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan target prevalensi 14 % di tahun 2024.

Baca juga:  Terlibat Narkotika: 16 Tersangka Diringkus Satnarkoba Polres Sukabumi

“Roasting diadakan seminggu sekali pada setiap Rabu, adapun kunjungan ke Kecamatan yang menjadi sasaran yaitu Kecamatan Cibadak, Jampang Tengah dan Kebonpedes kemudian Rabu minggu ke pertemuan secara zoom metting dengan format Focus Group Discusion (FGD),” singkat Asep.

Swmatara itu, Wakil Bupati, Iyos Somantri menegaskan melalui gerakan Roasting, bisa mengidentifikasi inovasi-inovasi yang sudah dilakukan kecamatan dan desa dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Jambore Igornas Perdana di Sukabumi, Bupati Tekankan Peran Guru Olahraga dalam Membentuk Karakter Generasi

“Mengidentifikasi potensi sumber daya, kapasitas kecamatan dan desa yang dapat dikembangkan, mengidentifikasi potensi kerjasama non pemerintah dalam perlaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi di kecamatan dan desa,” bebernya.

Selain itu, sambung Iyos, untuk mengkoordinasikan pelaksanaan program prioritas terkait percepatan penurunan stunting, serta menguatkan peran seluruh stakeholders pembangunan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Zero New Stunting.

Baca juga:  Danramil 0607-13, Dampingi Brigjen TNI Sawono Cek Sarana Prasaran BPPBN di Cicurug Sukabumi

“Dalam penanganan stunting ini dibutuhkan kolaborasi multi sektor dan kolaborasi multi-stakeholder dengan pola pentahelix yaitu melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat/LSM/NGO, akademisi, dan media. Saya berharap terjadinya sinergi, baik kebijakan maupun aksi intervensi yang sejalan dengan upaya penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut Kadis DPPKB, Kadis Kominfo, Kadis Perkim , Kadis DP3A, Camat Cibadak, Camat Jampang Tengah dan Camat Kebonpedes. (*)

Pos terkait