LINGKARPENA.ID | H + 1 Lebaran Idulfitri 1446 hijriah, ribuan wisatawan pengunjung serbu objek wisata Pantai Minajaya di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Meskipun sejak pagi hujan mengguyur wilayah Pajampangan, namun antrian kendaraan yang masuk ke kawasan Pantai Minajaya terus berdatangan, bahkan di pertigaan Kampung Cibungur, sempat terjadi kemacetan.
Pantauan lingkarpena.id dilapangan, sekira pukul 12.15 WIB, hampir semua gazebo yang terdapat di sepanjang pesisir Minajaya dipenuhi pengunjung. Dan mayoritas pengunjung yang datang umumnya dari luar kota. Ini dilihat dari kendaraan yang terparkir umumnya di dominasi kendaraan plat B.
Wawan (45) tahun, seorang pengunjung asal Bogor mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk berlibur di Pantai Minajaya.
“Kami sekeluarga setiap tahun selalu ke sini. Pantai Minajaya ini tetap jadi pilihan karena pantainya eksotis dan cocok untuk liburan keluarga. Apalagi sekarang ramai soal adanya pembangunan tambak udang di sisi, kami jadi penasaran ingin melihat lahan tambak itu,” ujar Wawan, Selasa (1/4/2025).
Sementara itu Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, S.Pd, menuturkan bahwa untuk pengamanan libur lebaran di titik vital termasuk objek wisata Pantai Minajaya pihaknya telah menempatkan personel di Pos Pam Minajaya.
“Alhamdulilah selama ini kondusif, dan mudah mudahan kondisi itu seterusnya. Untuk pengamanan libur lebaran kami menurunkan personel yang siaga di Pos Pam di Pantai Minajaya,” ujar Iptu Ade.
Dalam kesempatan itu Kapolsek Surade menghimbau kepada pengunjung untuk menjaga ketertiban dan kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami mohon pengunjung untuk bisa menjaga ketertiban, dan jangan lupa menjaga pula kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, yang dihubungi lingkar pena.id melalui ponselnya mengungkapkan, bahwa terjadinya serbuan pengunjung ke beberapa objek wisata di Kabupaten Sukabumi merupakan momen yang ditunggu tunggu masyarakat.
“Masyakat memang sudah menunggu masa liburan ini.. sambil mudik dan menikmati alam sukabumi,” ujarnya.
Sendi pun mengapresiasi adanya kesepakatan warga pedagang dan HNSI Minajaya untuk menerapkan harga yang wajar dan layak di Minajaya.
“Iya kemaren telah di musyawarahkan dan masyarakat bersama HNSI Minajaya bersepakat membantu terjadinya ekosistem pariwisata yang kondusif, salah satunya dengan menetapkan harga yg wajar dan layak,” pungkasnya.






