Truk Muatan Sekam Terguling di Tanjakan Baeud, Sopir Selamat Tanpa Luka

LINGKARPENA.ID | Malam yang lengang di ruas Jalan Raya Palabuhanratu, tepatnya di tanjakan Baeud, Kampung Baeud, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendadak terusik oleh suara benturan keras, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 19.35 WIB.

 

Sebuah truk jenis Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV (4×2) atau yang dikenal sebagai truk Fuso, dengan nomor polisi F 8067 UT, terguling saat melintas dari arah Bantargadung menuju Cikembar. Truk tersebut diketahui mengangkut sekitar 4 ton sekam padi dan dikemudikan oleh Dede Muhammad Nasrul (35), warga Kecamatan Jampang Tengah.

 

Baca juga:  Trafo PLN Meledak di Ciemas Sukabumi

Di lokasi kejadian, jalan beraspal dengan kontur turunan terjal dan berkelok menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Meski arus lalu lintas saat itu terpantau lancar dan marka jalan tersedia, kondisi medan diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk mengalami hilang keseimbangan saat melintasi tanjakan. Beban muatan yang cukup berat membuat badan kendaraan oleng hingga akhirnya terguling ke sisi kanan jalan, tepat di area dengan kemiringan cukup tajam. Di sisi kanan jalan terdapat area perkebunan, sementara sisi kiri merupakan pemukiman warga.

Baca juga:  Duka di Tenda Biru, Empati Mengalir dari Kalibunder untuk Tiga Korban Laka Laut

 

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Sopir truk selamat dan langsung dimintai keterangan oleh petugas dari Polsek Warungkiara yang datang ke lokasi tak lama setelah kejadian.

 

Dalam keterangan tertulis yang diterima lingkarpena. id, Kapolsek Warungkiara, AKP Retno Panji Setiadji membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan awal serta meminta keterangan dari pengemudi.

 

“Kecelakaan ini diduga akibat kendaraan kehilangan keseimbangan saat melintasi tanjakan dengan muatan cukup berat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materiil sekitar dua juta rupiah,” ujar AKP Retno Panji

Baca juga:  Tujuh Pelajar Diamankan Polisi di Kota Sukabumi, Begini Faktanya! 

 

Petugas juga memastikan situasi di lokasi tetap aman dan arus lalu lintas tidak mengalami gangguan berarti. Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan seperti tanjakan Baeud.

 

Di balik gelapnya malam dan sunyinya jalanan, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kehati-hatian adalah kunci utama keselamatan. Sebab di jalur berkelok dan menanjak seperti ini, sedikit saja lengah, keseimbangan bisa berubah menjadi petaka.

Pos terkait