LINGKARPENA.ID | Polsek Simpenan Polres Sukabumi terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Door to Door System (DDS) sekaligus cooling system.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Simpenan, Bripka Endang R, bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Simpenan menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Di antaranya mengajak warga mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Merah Putih.
Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina, SE, juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih yang mengandung ujaran kebencian dan SARA,” ujar AKP Bayu.
Menurutnya, kegiatan cooling system menjadi salah satu langkah kepolisian untuk mencegah munculnya perpecahan maupun potensi konflik di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diberikan sosialisasi mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Warga diminta berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak jelas dan tidak melalui prosedur resmi.
“Jangan mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri dengan iming-iming penghasilan besar. Pastikan seluruh prosesnya resmi dan informasi mengenai perusahaan maupun pekerjaannya jelas,” katanya.
Kapolsek juga mengimbau para orang tua dan remaja untuk bersama-sama mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, seks bebas, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Dalam upaya mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan menggunakan kunci stang.
Masyarakat juga didorong kembali mengaktifkan kegiatan ronda atau Pos Kamling sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat untuk proaktif menjaga lingkungannya, termasuk melalui Pos Kamling. Apabila menemukan kejadian yang menonjol atau membutuhkan kehadiran polisi, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek Simpenan, atau melalui layanan kepolisian 110,” jelasnya.
Tak hanya soal keamanan, masyarakat juga diingatkan untuk mengantisipasi potensi kebakaran, khususnya pada musim kemarau. Warga diminta tidak membakar lahan maupun sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala.
Kegiatan DDS dan cooling system tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Polsek Simpenan berharap komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.






